Sumsel

Buru Keberadaan Pimpinan Tertinggi Iran, Amerika Gelar Sayembara Berhadiah hingga Rp170 Miliar

Septiyanti Dwi Cahyani | 14 Maret 2026, 19:41 WIB
Buru Keberadaan Pimpinan Tertinggi Iran, Amerika Gelar Sayembara Berhadiah hingga Rp170 Miliar

AKURAT.CO SUMSEL - Pemerintah Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Donald Trump menggelar sayembara dengan hadiah fantastis.

Sayembara tersebut berkaitan dengan perburuan informasi apapun termasuk lokasi keberadaan pimpinan tertinggi Iran, Ayatollah Motjaba Khamenei.

Tak tanggung-tanggung, hadiah yang disiapkan untuk sayembara ini mencapai 10 juta dolar AS atau setara Rp170 Miliar (dengan kurs Rp17 ribu).

Baca Juga: Kasus Campak Tembus 1.000 Suspek di Sumsel Awal 2026, Imunisasi Anak Digenjot

Pernyataan tentang sayembara ini disampaikan oleh Rewards for Justice (RFJ) Departemen Luar Negeri AS pada Jumat (13/3/2026) waktu setempat.

Dalam pernyataannya, RJF mengatakan pihaknya akan memberikan hadiah hingga 10 juta dolar AS kepada siapapun yang dapat memberikan informasi tentang para pemimpin kunci Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), termasuk Motjaba Khamenei dan pejabat-pejabatnya.

Menurut RFJ, hadiah tersebut berlaku untuk informasi mengenai beberapa tokoh penting Iran. Yaitu Ayatollah Mojtaba Khamenei, Wakil Kepala Staf di Kantor Pemimpin Tertinggi (SLO) Ali Asghar Hejazi, Penasihat SLO Ali Larijani, Menteri Dalam Negeri Brigjen Eskandar Momeni, dan Menteri Intelijen dan Keamanan Esmail Khatib.

Baca Juga: Mudik 2026, Simak Aturan Pembatasan Truk dan Daftar Kendaraan yang Kebal Aturan di Sumsel

Bukan Sayembara Pertama

Sayembara ini bukanlah yang pertama bagi Amerika.

Sebelumnya, sayembara serupa juga pernah dijalankan untuk mengumpulkan informasi mengenai tokoh-tokoh yang dianggap sebagai musuh politiknya di berbagai negara.

Baca Juga: Jelang Mudik Lebaran 2026, Jalan Nasional di Sumsel Dipastikan Bebas Lubang

Seperti yang terjadi pada 2025, Washington menawarkan hadiah US$10 juta bagi siapa saja yang dapat memberikan informasi terkait tokoh Taliban di Afghanistan, seperti Sirajuddin Haqqani.

Hadiah dengan nilai serupa juga pernah diumumkan pada 2022 untuk memperoleh informasi mengenai pimpinan kelompok militan Al-Shabaab di Somalia.

Tentang Perang Timur Tengah

Baca Juga: Libur Lebaran 2026, Layanan SAMSAT di Sumsel Tutup 18–24 Maret, Bayar Pajak Kendaraan Bebas Denda

Sebagaimana diketahui, pada 28 Februari 2026, Amerika melancarkan serangan terhadap Iran hingga menewaskan pimpinan tertinggi mereka, Ayatollah Ali Khamenei.

Serangan tersebut langsung dibalas oleh Iran dan semakin meluas setiap harinya.

Ribuan warga menjadi korban akibat perang ini, termasuk anak-anak.

Baca Juga: Harga Emas Perhiasan Palembang Jatuh Sepekan Jelang Lebaran, Turun hingga Rp200 Ribu per Suku

Iran dikabarkan sempat berkata siap menghentikan perang dan kembali ke meja perundingan dengan tiga syarat.

Termasuk pengakuan terhadap hak kedaulatan Iran dan kompensasi atas segala kerusakan yang terdampak selama eskalasi militer ini terjadi. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.