Sumsel

Lima Kasus Kriminal yang Viral di Palembang Sepanjang Tahun 2024, Ada yang Sampai Kabur ke Provinsi Lain

Deni Hermawan | 31 Desember 2024, 21:00 WIB
Lima Kasus Kriminal yang Viral di Palembang Sepanjang Tahun 2024, Ada yang Sampai Kabur ke Provinsi Lain

AKURAT.CO SUMSEL Sepanjang tahun 2024, Polda Sumatera Selatan (Sumsel) berhasil menangani lima kasus kriminalitas besar yang menyita perhatian publik.

Dari kasus pembunuhan hingga penganiayaan, berikut adalah rangkuman lima kejadian menonjol yang berhasil diungkap oleh Polda Sumsel dan Polres Jajaran.

1. Kasus Penganiayaan Dokter Koas di Palembang

Kasus penganiayaan yang melibatkan Muhammad Lutfi, seorang dokter koas, menjadi sorotan pada pertengahan Desember 2024. Lutfi dipukuli oleh Fadillah alias Datuk, seorang honorer Kementerian PU, di sebuah kafe di Palembang.

Kasus ini mencuri perhatian publik selama hampir dua pekan. Polda Sumsel telah menangkap tersangka dan kasusnya kini ditangani oleh Subdit III Jatanras Ditreskrimum.

2. Kasus Pembunuhan dan Pemerkosaan Siswi SMP oleh Anak di Bawah Umur

Pada awal September 2024, masyarakat dihebohkan dengan pembunuhan seorang siswi SMP berinisial AA (13) yang diperkosa dan dibunuh oleh empat anak di bawah umur.

Pelaku utama, IS (16), bersama tiga rekannya, MZ (13), NS (12), dan AS (12), mengajak korban untuk menonton pertunjukan kuda kepang sebelum membawa korban ke lokasi krematorium untuk melakukan kejahatan tersebut. Kasus ini memicu kecaman luas dari berbagai pihak.

3. Kasus Pembunuhan Karyawan Koperasi

Pada Juni 2024, kasus pembunuhan Anton Eka Saputra, seorang karyawan koperasi, mengejutkan masyarakat setelah korban dilaporkan hilang. Setelah penyelidikan, polisi menemukan mayat korban yang telah dicor di halaman belakang distro di kawasan Maskarebet, Palembang.

Pembunuhan ini terungkap setelah polisi menangkap pelaku Pongki di Batam dan mengungkap keberadaan otak pembunuhan yang berada di Padang, Sumbar.

4. Pembunuhan Ibu dan Anak di Macan Lindungan

Pada April 2024, kasus pembunuhan ibu dan anak, Warsilah (40) dan Farah (16), terjadi di kawasan Macan Lindungan.

Pelaku, yang merupakan mantan pegawai korban, melakukan kejahatan ini akibat sakit hati karena gaji yang sering dipotong selama bekerja. Pembunuhan ini menambah daftar panjang kasus kriminal yang mengejutkan masyarakat.

5. Kasus Kematian Cinderella di Banyuasin

Pada Februari 2024, video seorang perempuan muda yang asyik berjoget di Orgen Tunggal (OT) viral di media sosial. Perempuan yang dijuluki Cinderella itu kemudian dilaporkan meninggal akibat overdosis setelah melakukan aksi joget tersebut.

Salah satu rekan Cinderella yang terekam dalam video juga sempat buron sebelum akhirnya ditangkap oleh polisi.

Kelima kasus ini menunjukkan keberhasilan Polda Sumsel dalam menangani berbagai jenis kejahatan yang sempat mencuri perhatian masyarakat. (Kurnia)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
H
Editor
Hermanto