Profil Ibu Negara Prancis yang Viral karena Toyor Presiden Macron, Dekat dengan Pendidikan hingga Dukung Kampanye Anti Bullying

AKURAT. CO SUMSEL - Nama Presiden Macron, Kepala Negara Prancis muncul di jajaran tertinggi mesin pencari Google usai video yang memperlihatkan dirinya ditoyor oleh sang istri, Brigitte viral di media sosial.
Dia pun langsung memberikan klarifikasi bahwa insiden itu hanya guyon atau candaan semata.
Dalam rekaman video yang beredar, terlihat pintu pesawat terbuka dan menunjukkan Macron sedang berbicara kepada seseorang di luar kamera.
Baca Juga: Panduan Lengkap 6 Jalur Pendaftaran SPMB Sumsel 2025, Domisili, Afirmasi hingga Prestasi
Beberapa saat kemudian, dua lengan berbalut jaket merah terulur dan mendorong wajahnya, menutupi mulut dan rahangnya.
Macron melangkah mundur, lalu tersenyum dan melambaikan tangan setelah melihat kamera.
Sesaat kemudian, Brigitte yang mengenakan jaket merah muncul di sampingnya, lalu mereka pun berjalan berdampingan menuruni tangga.
Baca Juga: Harga Emas Perhiasan Palembang Turun Lagi, Hampir Sentuh Angka Rp10 Juta per Suku
Profil Istri Presiden Macron
Dia adalah Brigitte Marie-Claude Trogneux atau yang dikenal Brigitte, lahir pada 13 April 1953 di Amiens, Prancis.
Brigitte dikenal berasal dari keluarga konglongmerat pemilik perusahaan cokelat ternama Jean Trogneux yang sudah berdiri sejak 1872.
Baca Juga: Dianiaya Rekan Kerja, Pegawai Minimarket di Palembang Lapor Polisi Usai Dianiaya
Brigitte merupakan bungsu dari enam bersaudara.
Kehidupannya, sejak awal tidak jauh dari dunia pendidikan dan kesenian sebagaimana ia dikenal saat ini.
Setelah lulus dari Université de Paris Nanterre dengan spesialisasi di bidang sastra, Brigitte menjadi seorang guru bahasa Prancis dan Latin di sebuah sekolah Katolik swasta, Lycée la Providence di Amiens (setara SMP).
Baca Juga: Viral! Pemotor Tarik Baju Polisi Satlantas di Palembang karena Tak Terima Ditilang
Di sanalah ia pertama kali bertemu dengan Macron, seorang murid cerdas yang saat itu masih berusia 15 tahun.
Terpaut usia 24 tahun, hubungan Macron dengan Brigitte sempat ditentang oleh keluarga Macron.
Namun, karena cinta mereka berdua yang kuat, kedua akhirnya tetap menikah pada 20 Oktober 2007 di Le Touquet.
Baca Juga: Xiaomi 15S Pro Resmi Dirilis, Chip In-House Xring O1 Ungguli Snapdragon dan Apple A18 Pro
Dekat dengan Dunia Pendidikan dan Dukung Kampanye Anti Bullying di Sekolah
Selama mendampingi Macron sebagai presiden, Brigitte dikenal sebagai sosok yang protektif dan kritis.
Ia bahkan dilaporkan tak jarang memberikan kritik tajam pada suaminya, termasuk soal pidato ataupun kebijakan yang dirasa kurang tepat.
Baca Juga: Harga Emas Galeri24 di Pegadaian Turun Hari Ini, 27 Mei 2025: Simak Rinciannya!
Berbeda dari banyak ibu negara yang biasanya bersifat simbolik, Brigitte Macron tampil aktif.
Dia dikenal dekat dengan berbagai program sosial, terutama yang berkaitan dengan dunia pendidikan dan autisme.
Brigitte juga merupakan presiden dari Fondation des Hôpitaux, sebuah yayasan yang membantu rumah sakit anak-anak dan remaja di Prancis.
Baca Juga: Pusri Dorong Ekonomi Hijau Lewat Urban Farming untuk UMKM dan Milenial
Brigitte juga mendukung kampanye melawan bullying di sekolah dan aktif mempromosikan literasi.
Salah satu kontribusinya yang paling menonjol adalah keterlibatannya dalam inisiatif reformasi pendidikan yang memang sesuai dengan latar belakangnya sebagai guru.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









