Sumsel

Rekam Jejak Politik Bupati Pati Sebelum Didesak Mundur, Pernah Jadi Cabup Karanganyar

St Shofia Munawaroh | 14 Agustus 2025, 15:10 WIB
Rekam Jejak Politik Bupati Pati Sebelum Didesak Mundur, Pernah Jadi Cabup Karanganyar

AKURAT. CO SUMSEL - Sosok Bupati Pati, Sudewo hingga kini masih menjadi sorotan publik.

Sudewo merupakan Bupati Pati yang kini didesak mundur oleh rakyatnya lantaran membuat sejumlah kebijakan yang dinilai kontroversial.

Profil hingga jejak kariernya di kancah perpolitikan pun mulai banyak dicari.

Baca Juga: Bocah 11 Tahun Terseret Arus Sungai Musi, Tim SAR Lakukan Pencarian

Bahkan, dua hari berturut-turut kata kunci Bupati Pati masuk dalam jajaran teratas trending topik dalam mesin pencarian Google.

Lantas, bagaimana sebenarnya sepak terjang Sudewo di kancah politik sebelum akhirnya jadi Bupati Pati dan kini hendak dimakzulknan ?

Simak ulasannya berikut:

Baca Juga: Infinix Siap Rilis Hot 60i 5G dengan Chipset Dimensity 6400 dan Baterai 6.000 mAh  

Cabup Karanganyar 2002

Sudewo memulai kiprah politik pada 2002.

Saat itu, ia mencalonkan diri sebagai calon bupati Karanganyar bersama Juliyatmono, namun berakhir kalah. 

Baca Juga: Aktivitas Vulkanik Gunung Dempo Meningkat, Longsor Terjadi di Dinding Kawah

Koordinator Timses Pilkada 2005-2008

Setelah gagal menjadi kepala daerah, Sudewo memutuskan mejadi tim sukses Pilkada.

Ia menjadi koordinator tim sukses Pilkada Pacitan, Jata Timur, pada 2005 dan Pilgub Jawa Tengah 2008.

Baca Juga: 5 Penyebab Asam Lambung Naik yang Sering Diabaikan, Waspadai Sebelum Terlambat

Bergabung dengan Partai Demokrat Tahun 2006

Sebelum terjun ke dunia politik, Sudewo merupakan seorang PNS.

Namun, akhirnya ia memutuska berhenti di tahun 2006 sebelum bergabung dengan partai Demokrat. 

Baca Juga: Bukan Sekadar Estetika, Ini Alasan Kenapa Ban Mobil Berwarna Hitam

Anggota DPR 2009-2014

Tiga tahun setelah mengundurkan diri dari PNS, Sudewo kembali menjajal peruntungannya di dunia politik dengan mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI periode 2009-2014.

Sosoknya berhasil terpilih dari Dapil Jawa Tengah VII (Kebumen, Banjarnegara, Purbalingga) mewakili Partai Demokrat.

Baca Juga: Tiga Kebiasaan Buruk yang Wajib Dihindari agar Ginjal Tetap Sehat

Sudewo lantas menjabat sebagai anggota Komisi V DPR RI, atau di bidang infrastruktur.

Pindah Partai Gerindra Tahun 2019

Setelah sempat gagal terpilih menjadi anggota DPR di tahun 2014, Sudewo memutuskan keluar dari Demokrat dan pindah ke Gerindra.

Baca Juga: Sinopsis La Tahzan Cinta Dosa Luka, Kisah Nyata Drama Keluarga Diangkat dari Cerita Viral di TikTok

Di sini, ia dipercaya menjabat Ketua Bidang Pemberdayaan Organisasi DPP Gerindra periode 2019-2025.

Anggota DPR 2019-2024

Bersamaan pindahnya Sudewo ke Gerindra, ia pun mencoba peruntungannya kembali mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI.

Baca Juga: Daftar 10 Wilayah Palembang Terdampak Pemadaman Listrik 4 Jam Hari Ini

Kali ini, ia terpilih dengan mewakili Gerindra di Dapil Jawa Tengah III (Pati, Blora, Rembang, Grobogan dan kembali duduk di Komisi V DPR RI.

Saat itu ia fokus pada program rumah swadaya untuk warga miskin dan pengembangan SDM.

Terpilih Jadi Anggota DPR RI Tahun 2024

Baca Juga: BMKG Sebut Sumsel Berpotensi Hujan Ringan Sepanjang Hari Kamis 14 Agustus 2025

Karier Sudewo di kancah politik semakin moncer setelah bergabung dengan Partai Gerindra.

Ia pun sempat kembali terpilih sebagai anggota DPR RI di Pemilu 2024.

Namun, Sudewo memilih mundur untuk menggapai mimpi yang lebih tinggi, yaitu maju di Pilkada Pati.

Baca Juga: Hasil Uji Coba di Jawa: Sumsel United Menang dan Imbang, Nil Maizar Fokus Evaluasi Taktik

Calon Bupati Pati 2024

Mengusung slogan Wong Asli Pati Wae Go (Orang Asli Pati Saja), Sudewo maju sebagai calon Bupati Pati bersama wakilnya, Risma Ardhi Chandra dari PKB.

Keduanya berhasil menang Pilkada Pati dengan perolehan suara sebanyak 53,53 persen. (*) 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.