Heboh IKN Diserang Hama Tikus Saat Libur Lebaran, Otorita Pasang Ratusan Perangkap

AKURAT. CO SUMSEL - Kawasan Inti Pusat Pemerintah (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN) ramai dikunjungi wisatawan saat libur lebaran.
Sayangnya, momen itu justru diwarnai dengan serangan hama tikus di kawasan IKN.
Hal ini diketahui dari video amatir yang viral di medsos.
Baca Juga: 3 Tanaman Ini Ampuh Usir Tikus dari Rumah, Simak Penjelasannya
Dalam video tersebut tampak tikus berkeliaran di kawasan IKN meski sedang ramai pengunjung.
Tentu saja hal ini membuat para pengunjung merasa terganggu.
Selain itu juga dinilai merusak citra kawasan IKN sebagai kota yang aman dan nyaman.
Baca Juga: iPhone 17 Pro Siap Jadi Raja Fotografi Malam dan Potret, Kamera Telefoto 48MP Bikin Gebrakan
Sementara itu, pihak Otorita IKN mengakui jika saat ini ada banyak tikus di KIPP IKN.
Namun pihaknya sudah mengambil langkah cepat dengan memasang ratusan perangkap tikus.
Upaya ini dilakukan sebagai respon dari video viral yang beredar di media sosial.
Baca Juga: Drama Baru di Dunia Kripto, Harga Bitcoin Anjlok, Investor Panik, Trump Jadi Sorotan
“Hari ini saya katakan serangan tikus memang cukup banyak, namun sudah di bagian obatnya, perangkap tikus, dan nanti ada langkah-langkah pencegahan dari teman-teman yang menguasai bidang kesehatan,” ujar Thomas Umbu Pati Pena, Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan Otorita IKN.
Lebih lanjut, Thomas juga memastikan jika pihak OIKN tidak akan tinggal diam dan segera turun tangan menanggapi kejadian ini.
Baca Juga: Daftar Lengkap Harga BBM Usai Libur Lebaran 2025, Ada yang Alami Penurunan
Salah satunya dengan memasang ratusan perangkap untuk mengurangi jumlah tikus yang berkeliaran di sekitar IKN.
Thomas menjelaskan, jika lokasi tersebut dulunya merupakan hutan dan perbukitan sebelum dibangun menjadi KIPP IKN.
Sehingga, wajar jika ada tikus berkeliaran.
Baca Juga: Sering Disangka Sama, Ini Bedanya Rosacea dan Jerawat yang Perlu Diketahui
“Ini mungkin dulunya hutan, kawasan perbukitan dan sebagainya, di sini ada banyak juga sarang tikus ya,” ujar Thomas.
Banyaknya tikus di IKN selain dulunya adalah kawasan hutan, juga diduga karena banyak pengunjung yang membuang sampah sembarangan.
Terakhir, Thomas berharap dengan menyebarkan ratusan perangkap tikus di berbagai sudut KIPP IKN bisa mengurangi jumlah tikus yang berkeliaran.
Pengunjung pun bisa kembali menikmati wisata di KIPP IKN.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 5Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









