Masjid Cheng Ho Palembang Jadi Tempat Ngabuburit Warga Selama Ramadan

AKURAT. CO SUMSEL - Masjid Cheng Ho di kawasan Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, terpantaj ramai dikunjungi wisatawan sepanjang Ramadan 1447 Hijriah/2026.
Sebagian besar dari pengunjung menghabiskan waktunya untuk ngabuburit atau menunggu waktu berbuka puasa.
Suasana masjid yang nyaman dan teduh menjadi alasan utama pengunjung menjadikannya tempat favorit untuk beribadah.
Baca Juga: Panduan Lengkap Menggunakan ai voice over dan membuat stiker untuk Konten Digital yang Kreatif
Ditambah, pada momen 10 hari terakhir Ramadan seperti saat ini, antusias masyarakat melakukan iktikaf semakin meningkat.
Arus kedatangan wisatawan biasanya mulai memuncak sejak pukul 16.00 WIB hingga menjelang waktu salat Magrib tiba.
Para wisatawan datang tidak hanya untuk menunaikan ibadah salat, tetapi juga untuk mengagumi keindahan arsitektur bangunan yang unik dan didominasi warna merah, hijau, serta kuning khas kebudayaan Tionghoa.
Baca Juga: Konsumsi Rumah Tangga Diprediksi Dongkrak Ekonomi Sumsel hingga 1,3 Persen Selama Ramadan-Lebaran
Keunikan Bangunan Arsitektur
Secara visual, Masjid Cheng Ho memiliki menara yang menyerupai pagoda dengan ornamen khas Tiongkok.
Menara tersebut melambangkan simbol sejarah perjalanan Laksamana Cheng Ho yang membawa pesan perdamaian dan syiar Islam di nusantara.
Baca Juga: 7 Pos Pengamanan Disiapkan Polrestabes Palembang Selama Operasi Ketupat Musi 2026
Di sisi lain, detail ukiran khas Palembang menghiasi bagian interior dan pilar masjid.
Perpaduan ini bersanding manis dengan kaligrafi Arab yang memberikan nuansa Islami sangat kental, sehingga menciptakan harmoni visual yang unik.
Baca Juga: Buru Keberadaan Pimpinan Tertinggi Iran, Amerika Gelar Sayembara Berhadiah hingga Rp170 Miliar
Pengelola masjid juga telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung untuk kenyamanan jamaah selama Ramadhan.
Mulai dari penyediaan takjil gratis setiap hari hingga penyelenggaraan kajian keislaman yang rutin digelar sebelum waktu berbuka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









