Ragam Kegiatan Masjid Besar Palembang Selama Ramadan: Bagi Takjil Gratis Sampai Pesantren Kilat

AKURAT.CO SUMSEL - Sebagai salah satu pusat penyebaran agama Islam di Indonesia, Kota Palembang memiliki beberapa destinasi wisata religi.
Mulai dari masjid, komplek pemakaman, sampai museum.
Beberapa diantaranya bahkan memiliki program menyediakan menu takjil gratis selama bulan Ramadan.
Baca Juga: Sejumlah Titik di Palembang Terdampak Pemadaman Listrik Hari Ini Imbas Pemeliharaan Jaringan
Berikut adalah beberapa destinasi wisata religi Palembang saat Ramadan, bisa dijadikan tempat ngabuburit bersama keluarga atau orang-orang tersayang.
1. Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo
Masjid Agung Palembang merupakan peninggalan Kesultanan Palembang Darussalam.
Baca Juga: Tiga Tahun Terakhir, Asupan Energi Orang Sumsel Stabil di Atas Standar
Masjid ini menjadi salah satu masjid tertua di Kota Palembang yang telah dibangun selama 10 tahun sejak 1738 hingga 1748.
Setiap bulan Ramadan, masjid ini selalu menyediakan takjil dan menu buka puasa gratis dengan jumlah fantastis.
Tahun ini, salah satu masjid tertua di Palembang ini menyediakan 400 hingga 600 porsi takjil per hari selama bulan Ramadan 1447 Hijriah.
Baca Juga: Tahun 2025, Penduduk Sumsel Tanpa Ijazah Capai 11,67 Persen
Pembagian takjil biasanya dilakukan pada saat Adzan Maghrib berupa kurma dan air putih, untuk membatalkan puasa, kemudian jamaah melakukan Shalat Maghrib secara berjamaah, lalu dilanjutkan buka bersama makan nasi dan lauknya.
Masjid Suro Palembang
Masjid Besar Al-Mahmudiyah atau lebih dikenal dengan Masjid Suro menjadi saksi peradaban Islam di Bumi Sriwijaya.
Baca Juga: Ramadan Tiba, Program Makan Bergizi Gratis Diubah Jadi Menu Berbuka hingga Makanan Tahan Lama
Masjid Suro ini merupakan masjid tertua kedua di Palembang.
Setiap bulan Ramadan, masjid ini memiliki tradisi bagi-bagi takjil gratis dengan menu khusus yakni Bubur Suro.
Bubur Suro merupakangan hidangan bubur gurih yang dimasak dengan daging sapi/tetelan dan rempah-rempah.
Baca Juga: Nilai Tukar Petani 2025 Berfluktuasi, Pekebun Tetap Nikmati Daya Beli Terkuat
Tradisi ini telah bertahan hingga lebih dari satu abad dan menjadi simbol kebersamaan.
Menariknya, bubur suro tidak dijual bebas pada hari-hari biasa, bubur ini hanya bisa ditemukan setiap bulan Ramadan di Masjid Suro.
Tahun ini, Masjid Suro menyediakan bubur suro sebanyak 500 porsi yang dibagikan kepada jamaah serta masyarakat sekitar.
Baca Juga: Manfaat Genteng Karet untuk Konstruksi Bangunan dan Upaya Hilirisasi Karet di Sumsel
Masjid Cheng Ho
Masjid Cheng Ho adalah destinasi wisata religi berikutnya yang bisa dikunjungi selama Ramadan di Palembang.
Dengan desain unik bernuansa Tionghoa, masjid ini mencerminkan akulturasi budaya Islam dan Tionghoa.
Baca Juga: Bocah 13 Tahun di Palembang Kena Bacok Celurit Diduga Saat Tawuran, Ibu Korban Lapor Polisi
Terletak di Jakabaring, masjid ini memiliki menara Habluminallah dan Habluminannas, yang melambangkan hubungan dengan Allah dan sesama manusia.
Untuk pertama kalinya, Masjid Cheng Ho menggelar kegiatan pesantren Ramadan yang diikuti oleh ratusan jamaah dari lima kecamatan di sekitar masjid.
Pesantren Ramadan dimulai pukul 09.00 WIB sampai pukul 14.00 WIB dengan berbagai rangkaian keagamaan.
Mayoritas peserta dalam kegiatan ini adalah ibu-ibu dan juga lansia yang ingin menimba ilmu agama di bulan Ramadan.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









