Sumsel

Top 10 Event Wisata Palembang 2025: Dari Ziarah Kubro hingga Festival Musik, Jangan Sampai Ketinggalan

Deni Hermawan | 4 November 2024, 17:30 WIB
Top 10 Event Wisata Palembang 2025: Dari Ziarah Kubro hingga Festival Musik, Jangan Sampai Ketinggalan

AKURAT.CO SUMSEL Pemerintah Kota Palembang mengumumkan 143 agenda kegiatan wisata yang akan dilaksanakan sepanjang tahun 2025, sebagai bagian dari upaya memperkuat daya tarik pariwisata di kota yang dikenal sebagai Bumi Sriwijaya ini.

Kepala Dinas Pariwisata Palembang, Sulaiman Amin, menyatakan bahwa agenda tersebut dirancang untuk meningkatkan minat kunjungan wisatawan dari berbagai daerah.*

"Sebanyak 143 kegiatan ini bukan hanya inisiatif Pemkot, tapi juga melibatkan berbagai pihak seperti stakeholder, perusahaan swasta, BUMN, dan organisasi lainnya. Kami menyebutnya sebagai ‘event wong kito’," ujar Sulaiman pada Senin (4/11/2024).

Dari ratusan kegiatan yang telah disiapkan, ada 10 acara utama yang diharapkan menjadi daya tarik terbesar.

Acara unggulan ini termasuk Ziarah Kubro, Festival Sriwijaya, Cap Go Meh Pulau Kemaro, Festival Jazz Dunia, Lomba Perahu Bidar, Palembang Expo, Festival Band, Ampera Tourism Run, Sriwijaya Lantern Festival, hingga Malam Anugerah Bujang Gadis Palembang.

Event-event ini menonjolkan kekayaan budaya, hiburan, dan seni, di mana setiap kegiatan membawa pesona tersendiri untuk menarik minat wisatawan.

Baca Juga: Kunjungan Wisatawan Nusantara ke Sumsel Tembus 12,87 Juta, Palembang Jadi Destinasi Favorit

Sulaiman menyampaikan bahwa Pemkot Palembang berupaya maksimal untuk menjadikan kota ini sebagai destinasi wisata utama di Sumsel.

“Palembang mungkin memiliki keterbatasan dalam daya tarik wisata alam, namun kami yakin dengan mengoptimalkan berbagai acara ini, kota ini dapat menjadi destinasi wisata yang menarik,” katanya.

Pariwisata dan sektor ekonomi kreatif di Palembang menunjukkan perkembangan pesat sejak pandemi berakhir pada 2022. Pada tahun 2023, jumlah kunjungan wisatawan tercatat mencapai 2 juta orang, naik lebih dari 35% dibandingkan tahun 2022 yang hanya mencatat 1,5 juta kunjungan.

Tahun 2024 juga memperlihatkan tren positif, dengan jumlah kunjungan mencapai 1,5 juta hingga September. Angka ini diperkirakan terus bertambah, mengingat berbagai acara wisata telah dijadwalkan hingga akhir tahun, mulai dari Oktober hingga Desember.

Kenaikan jumlah wisatawan tidak hanya meningkatkan sektor pariwisata tetapi juga berkontribusi terhadap perekonomian daerah. Pada 2023, pajak dari sektor pariwisata seperti pajak hotel, restoran, hiburan, dan reklame meningkat sekitar 30%, memberikan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). (Kurnia)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
H
Editor
Hermanto