Sumsel

Rumah Ong Boen Tjit, Wisata Sejarah Peninggalan Saudagar Tionghoa di Kota Palembang

St Shofia Munawaroh | 25 April 2025, 15:05 WIB
Rumah Ong Boen Tjit, Wisata Sejarah Peninggalan Saudagar Tionghoa di Kota Palembang

AKURAT. CO SUMSEL - Di Palembang, ada sebuah rumah berusia ratusan tahun peninggalan saudagar kaya keturunan Tionghoa bernama Ong Boen Tjit.

Kini, rumah itu pun menjadi salah satu destinasi wisata sejarah yang kerap dikunjungi.

Rumah ini juga sudah dijadikan cagar budaya oleh Pemerintah Kota Palembang.

Baca Juga: Hadiri Rakor, TP PKK Palembang Fokus Penguatan Posyandu dan Pemberdayaan Keluarga

Sering jadi destinasi wisata saat akhir pekan maupun libur panjang, berikut adalah daya tarik dari rumah Ong Boen Tjit. 

Rumah Berusia 300 Tahun

Dikutip dari laman Dinas Pariwisata Kota Palembang, rumah ini dibangun pada abad 17 oleh Ong Boen Tjit.

Baca Juga: Harga Emas Antam dan UBS Turun di Pegadaian Hari Ini, Momentum Tepat untuk Investasi?

Rumah yang terletak di tepi Sungai Musi ini berusia sekitar 300 tahun sejak pertama kali dibangun.

Ia masih berdiri kokoh lengkap dengan ornamen Tiongkok yang sangat khas.

Di rumah ini, terdapat 3 area utama.

Baca Juga: Honor Luncurkan X60 GT di Tiongkok, Usung Baterai Jumbo dan Layar Super Terang

Yaitu bagian depan sebagai tempat menerima tamu, bagian tengah sebagai Altar Dewa dan Altar Leluhur sebagai tempat peribadatan, serta bagian belakang sebagai tempat tinggal pemilik rumah, yang saat ini adalah keturunan ke-6 dari Ong Boen Tjit.

Kafe Ong Boen Tjit

Di bagian pelataran Rumah Ong Boen Tjit, terdapat sebuah kafa bernama Cafe Ong Boen tjit.

Baca Juga: Harga Tiket Vindes Sport, Bahkan Voli Akan Pertemukan Musisi vs Komika Siap Bikin Geger Mahaka Square

Kafe ini menyediakan aneka kuliner khas Palembang dengan sensasi pemandangan Sungai Musi. 

Spot Foto Instagrammable

Rumah ini memiliki banyak spot foto yang Instagrammable.

Baca Juga: Gubernur Sumsel Gercep Dukung Program Swasembada Pangan Nasional Lewat Rakor Cetak Sawah dan Opla 2025

Terutama di setiap sudut rumahnya yang penuh dengan ornamen bernuansa Tionghoa.

Semakin menarik dengan landskap hamparan Sungai Musi karena memang rumah ini terletak di tepi sungai ikonik kota Palembang. 

Kamar Homestay

Baca Juga: Bacaan Niat Salat Jumat dan Tata Cara Pelaksanaannya

Tak hanya menyulap pelataran menjadi kafe estetik bernuansa Tionghoa.

Rumah peninggalan Ong Boen Tjit kini juga menyediakan layanan homestay.

Ada 2 kamar homestay yang dapat digunakan wisatawan jika ingin merasakan pengalaman tinggal dan tidur di rumah dengan suasana Tionghoa.

Baca Juga: Sidang Lanjutan Kabut Asap di Sumsel, Ini Harapan Pengugat

Jam Operasional

Rumah Ong Boen Tjit dapat dikunjungi setiap hari mulai dari pukul 11.00-18.00 WIB.

Namun khusus hari Minggu, destinasi wisata ini buka dan tutup lebih lama dari hari lainnya yaitu mulai pukul 09.00-19.00 WIB.

Baca Juga: Jadwal Film Bioskop Trans TV Tayang Malam Ini, 22 Sampai 24 April 2025

Rute Menuju Lokasi

Wisata Ong Boen Tjit terletak di Lorong Saudagar Yucing, Kelurahan 3-4 ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang.

Pengunjung dapat menggunakan kendaraan umum atau kendaraan pribadi menuju ke lokasi.

Baca Juga: 5 Oleh Oleh Khas Palembang Selain Pempek yang Wajib Dicoba, Dijamin Tahan Lama

Namun, untuk kendaraan pribadi harus diparkirkan di luar lorong.

Ada juga opsi lain jika pengunjung datang dari Benteng Kuto Besak (BKB).

Yakni dengan menggunakan perahu ketek dengan harga Rp5000 per orang. 

 

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.