Program MBG Kembali Berjalan, Harga Ayam dan Telur di Palembang Mulai Bergerak Naik

AKURAT.CO SUMSEL Harga daging ayam potong dan telur ayam di sejumlah pasar tradisional Kota Palembang kembali mengalami kenaikan setelah sempat turun dalam beberapa pekan terakhir.
Meningkatnya permintaan seiring dimulainya kembali kegiatan sekolah dan beroperasinya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) disebut menjadi penyebab utama kenaikan tersebut.
Analis Perdagangan Dinas Perdagangan Kota Palembang, Yulius Priansyah, mengatakan kebutuhan daging ayam dan telur mulai meningkat sejak aktivitas belajar mengajar kembali berjalan normal.
"Anak-anak sudah mulai masuk sekolah sehingga permintaan daging ayam dan telur kembali naik. Selain itu, Program MBG juga sudah kembali beroperasi sehingga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mulai melakukan pembelian bahan baku," ujar Yulius, Senin (13/7/2026).
Berdasarkan hasil pemantauan di pasar tradisional, harga daging ayam potong kini berada di angka Rp30 ribu per kilogram, naik dari sebelumnya sekitar Rp28 ribu per kilogram.
Sementara itu, harga telur ayam juga mengalami kenaikan menjadi Rp23 ribu hingga Rp24 ribu per kilogram, dari sebelumnya berkisar Rp22 ribu per kilogram.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Sumatera Selatan menyebut kenaikan harga kedua komoditas tersebut mulai terlihat sejak akhir pekan lalu dan diperkirakan masih berlanjut dalam beberapa pekan ke depan.
"Kenaikan mulai terjadi sejak menjelang pelaksanaan kembali Program MBG di sekolah-sekolah. Hari ini harga telur naik sekitar Rp500 per kilogram," katanya.
Baca Juga: Update Terbaru Harga Emas Perhiasan Palembang, Naik atau Turun Lagi?
Meski harga ayam dan telur mengalami kenaikan, sebagian besar kebutuhan pokok lainnya di Kota Palembang masih terpantau stabil.
Harga bawang merah masih bertahan di kisaran Rp40 ribu per kilogram, bawang putih Rp35 ribu hingga Rp40 ribu per kilogram, sementara cabai merah keriting dijual sekitar Rp35 ribu hingga Rp40 ribu per kilogram.
Untuk komoditas lainnya, harga beras premium tercatat Rp14.900 per kilogram, beras SPHP Rp12 ribu hingga Rp12.500 per kilogram, sedangkan gula pasir dijual Rp18.500 hingga Rp19 ribu per kilogram.
Sementara itu, harga daging sapi masih berada di kisaran Rp150 ribu per kilogram dan minyak goreng kemasan dijual sekitar Rp21 ribu per liter.
Pemerintah Kota Palembang memastikan akan terus memantau perkembangan harga pangan di pasar tradisional guna menjaga stabilitas pasokan serta mengantisipasi potensi kenaikan harga yang lebih tinggi.
Secara umum, kondisi harga kebutuhan pokok di Kota Palembang masih dinilai relatif terkendali meski beberapa komoditas mulai mengalami kenaikan akibat meningkatnya permintaan masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 5Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









