Harga Pertamax Naik, Ojol dan Ibu Rumah Tangga Mulai Hitung Ulang Pengeluaran

AKURAT.CO SUMSEL Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax kembali memicu keluhan masyarakat.
Di tengah kondisi ekonomi yang dinilai belum sepenuhnya pulih, kenaikan harga BBM dikhawatirkan memicu efek domino terhadap biaya transportasi hingga harga kebutuhan sehari-hari.
Sejumlah warga mengaku kenaikan harga Pertamax semakin menambah beban pengeluaran rumah tangga.
Meski tidak semua masyarakat menggunakan Pertamax, perubahan harga BBM dinilai akan berdampak pada biaya distribusi barang yang pada akhirnya memengaruhi harga di tingkat konsumen.
Salah seorang warga Palembang, Rudi (42), mengatakan kenaikan harga BBM selalu menjadi kekhawatiran karena biasanya diikuti kenaikan biaya transportasi dan kebutuhan pokok.
"Kalau BBM naik, biasanya ongkos angkut juga naik. Ujung-ujungnya harga sembako, makanan, dan kebutuhan lain ikut naik. Yang terasa berat itu karena penghasilan tidak ikut naik," ujarnya, Rabu (10/6/2026).
Baca Juga: Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Berlaku Mulai 10 Juni 2026, Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter
Keluhan serupa disampaikan Siti (38), seorang ibu rumah tangga di Kecamatan Sukarami.
Menurutnya, dalam beberapa bulan terakhir harga sejumlah kebutuhan rumah tangga sudah mengalami kenaikan, sehingga tambahan beban dari sektor transportasi akan semakin menekan daya beli masyarakat.
"Kondisi sekarang serba mahal. Belanja dapur sudah terasa naik. Kalau biaya transportasi ikut naik lagi, tentu semakin berat bagi keluarga," katanya.
Bukan hanya mereka, Rizki yang berprofesi sebagai ojek online juga mengeluh karena harga pertamax naik tapi untuk tarif perjalanan tidak naik.
"Mobilitas kita ini kan tinggi, jarak tempuh juga jauh. BBM naik kita susah, sedangkan kalau isi pertalite harus antre panjang," katanya.
Masyarakat berharap pemerintah dapat menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan memastikan inflasi tetap terkendali.
Di tengah perlambatan ekonomi dan tekanan biaya hidup yang masih dirasakan sebagian warga, kenaikan harga BBM dinilai menjadi tantangan tambahan bagi kondisi keuangan rumah tangga.
Bagi sebagian warga, persoalan utama bukan hanya kenaikan harga Pertamax itu sendiri, melainkan kekhawatiran akan dampak berantai yang berpotensi membuat biaya hidup semakin tinggi di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya membaik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Bansos PKH Juni 2026 Cair Kapan? Ini Aturan Jadwal, Besaran Nominal hingga Cara Cek Penerima
- 2Jadwal Timnas Indonesia Vs Vietnam, Laga Penentu Tiket Semifinal Piala AFF U 19 2026
- 3Harga Karet Sumsel Tembus Rp41 Ribu per Kg, Petani Nikmati Kenaikan Tertinggi dalam Beberapa Tahun Terakhir
- 4Kapan PIP Kemendikdasmen Juni 2026 Cair? Pantau Jadwal Penyaluran Termin 2 di Sini
- 5Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia 2026 dengan Jam Tayang WIB
- 6Daftar Harga BBM Terbaru di Sumsel, Dexlite dan Pertamina Dex Turun Lagi
- 7Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Berlaku Mulai 10 Juni 2026, Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter
- 85 Tuntutan Mahasiswa dalam Demo di Bundaran HI Jakarta Hari Ini
- 9Vivo S60 Series Resmi Meluncur, Usung Baterai 7.200mAh dan Layar 144Hz
- 10Cuaca Palembang Makin Terik, BMKG Ungkap Penyebab Suhu Terasa Ekstrem









