Sumsel

Bayi Baru Lahir Ditinggalkan di Depan Panti Asuhan di Palembang, Sempat Alami Pendarahan

Deny Wahyudi | 24 April 2026, 14:59 WIB
Bayi Baru Lahir Ditinggalkan di Depan Panti Asuhan di Palembang, Sempat Alami Pendarahan
Bayi Baru Lahir Ditinggalkan di Depan Panti Asuhan di Palembang, Sempat Alami Pendarahan

AKURAT.CO SUMSEL Suasana pagi yang biasanya tenang di kawasan Jalan Mojopahit, Kelurahan Tuan Kentang, Kecamatan Seberang Ulu I, mendadak berubah haru sekaligus geger.

Seorang bayi laki-laki ditemukan tergeletak di depan pintu Panti Asuhan Rezeki Ibu, Jumat (24/4/2026) sekitar pukul 05.30 WIB, tepat usai waktu Subuh.

Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi dibedong kain, terbaring tanpa pengawasan, saat penghuni panti hendak memulai aktivitas pagi.

Salah satu saksi, Muzandi, mengaku kaget saat pintu panti dibuka dan mendapati bayi tersebut sudah berada di depan.

“Anak-anak panti mau beraktivitas seperti biasa, begitu pintu dibuka ternyata ada bayi. Kondisinya dibedong dan diselimuti kain. Saya panik dan langsung melapor ke RT serta pihak berwajib,” ujarnya.

Warga yang mengetahui kejadian itu segera bertindak cepat. Bayi malang tersebut langsung dibawa ke bidan terdekat, Bidan Moy, guna mendapatkan pertolongan pertama. Tindakan itu dilakukan karena ditemukan pendarahan pada bagian tali pusat bayi yang baru saja dipotong.

Kapolsek Seberang Ulu I, Kompol Heri, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan pihaknya langsung turun ke lokasi begitu menerima laporan warga.

“Ketika kami tiba, bayi sudah dibawa ke bidan karena mengalami pendarahan di bagian tali pusat. Selanjutnya kami bawa ke RSUD Bari untuk penanganan lebih lanjut,” jelasnya.

Baca Juga: Pemkot Palembang Kebut Normalisasi Saluran, Lima Titik Banjir Sudah Teratasi

Setelah mendapat penanganan medis di RSUD Bari Palembang, kondisi bayi kini berangsur stabil. Dari hasil pemeriksaan awal, bayi tersebut diperkirakan baru dilahirkan kurang dari 24 jam sebelum ditemukan.

Dokter IGD yang menangani, dr. Mareta Anggun Mayang Sari, menyebutkan kondisi bayi secara umum sehat dan lengkap secara fisik.

“Usianya diperkirakan belum sampai 24 jam. Sempat ada pendarahan pada tali pusat, tapi sekarang kondisinya stabil. Bayi dirawat di ruang Ponek dan ditempatkan di Infant Warmer,” ungkapnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Deny Wahyudi
K
Editor
Kurnia