Sumsel

Cegah Banjir, Pemkot Palembang Hadirkan Layanan Penjemputan Sampah Rumah Tangga Gratis

Septiyanti Dwi Cahyani | 24 April 2026, 09:00 WIB
Cegah Banjir, Pemkot Palembang Hadirkan Layanan Penjemputan Sampah Rumah Tangga Gratis
Wali Kota Palembang, Ratu Dewa (Instagram/ratudewa)

AKURAT. CO SUMSEL - Sampah menjadi salah satu masalah besar yang dihadapi masyarakat Indonesia, termasuk di Kota Palembang.

Berbagai upaya dilakukan Pemerintah setempat untuk mengatasi masalah sampah yang semakin tak terkendali setiap harinya.

Terbaru, Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) meluncurkan layanan penjemputan sampah rumah tangga berukuran besar secara gratis untuk mencegah pembuangan limbah sembarangan ke aliran sungai.

Baca Juga: Praktik TPPO di Dumai Berhasil Dibongkar Polisi, 61 WNI dan 7 WNA Selamat

Selain untuk menjaga estetika kota, langkah ini juga menjadi upaya konkret Pemerintah dalam meminimalisir risiko banjir akibat saluran air yang tersumbat.

Lantas, bagaimana cara menggunakan layanan ini?

Cara Menggunakan Layanan Penjemputan Sampah

Baca Juga: Jadwal Bioskop Palembang Sabtu 25 April 2026: Didominasi Film Indonesia

Layanan penjemputan sampah rumah tangga ini khusus dikategorikan untuk sampah-sampah yang berukuran besar.

Seperti kasur, sofa, hingga lemari yang sudah tak terpakai dan seringkali dialihkan ke aliran sungai-sungai.

Masyarakat cukup menghubungi nomor call center di 08117422001 untuk mendapatkan pelayanan langsung di rumah.

Baca Juga: Imunicare Hadir di RSMH, TP PKK Palembang Genjot Kesadaran Imunisasi di Tengah Ancaman Campak

Warga yang telah melapor melalui call center akan didata oleh petugas.

Selanjutnya, DLH akan melakukan penjadwalan penjemputan agar rute armada tetap efisien dan seluruh permintaan warga dapat terakomodasi secara teratur.

Sementara itu, Kepala DLH Kota Palembang Akhmad Mustain menjelaskan bahwa layanan ini hadir karena banyak warga yang selama ini kesulitan membuang barang-barang berdimensi besar.

Baca Juga: Truk 10 Ton Pupuk Subsidi Dicegat di Muara Enim, Tiga Pelaku Diamankan Polisi

Menurutnya, sampah besar seringkali tidak terangkut oleh armada pengangkut sampah rutin harian.

Akibatnya, barang-barang tersebut kerap berakhir di pinggir jalan atau dibuang ke sungai oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, yang pada akhirnya menyumbat aliran air saat hujan deras.

Melalui program ini, Pemkot Palembang berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan meningkat, sehingga tidak ada lagi sampah besar yang dibuang sembarangan dan memicu bencana banjir di wilayah Kota Palembang. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.