Iran Tuntut Ganti Rugi Penuh, Tegaskan Perang Belum Berakhir Meski Ada Klaim Gencatan Senjata

AKURAT.CO SUMSEL Pemerintah Iran menegaskan tuntutan ganti rugi penuh sebagai syarat utama penghentian konflik dengan Amerika Serikat dan sekutunya.
Pernyataan ini sekaligus membantah klaim Presiden AS, Donald Trump, yang menyebut Teheran telah meminta gencatan senjata.
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan bahwa tidak ada permintaan damai yang diajukan oleh pihaknya.
Ia menyebut laporan tersebut sebagai spekulasi yang tidak berdasar dan menegaskan posisi Iran tetap konsisten melanjutkan perlawanan.
“Iran tidak pernah meminta gencatan senjata. Perang akan terus berlanjut hingga agresor dihukum dan ganti rugi atas seluruh kerugian kami dipenuhi,” ujar Araghchi, seperti dikutip dari Al Jazeera, Kamis (2/4/2026).
Menurutnya, tuntutan ganti rugi menjadi elemen penting dalam sikap resmi Iran. Teheran menilai kerugian akibat konflik tidak hanya bersifat material, tetapi juga berdampak pada stabilitas nasional dan kawasan.
Baca Juga: 5 Ramalan Zodiak Keuangan Hari Ini: Peluang Cuan Besar hingga Waspada Pengeluaran Tak Terduga
Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sebelumnya mengklaim bahwa Iran telah mengajukan permintaan gencatan senjata. Ia bahkan mengaitkan hal tersebut dengan pembukaan jalur strategis Selat Hormuz.
“(Iran) baru saja meminta gencatan senjata kepada Amerika Serikat. Kita akan mempertimbangkannya begitu Selat Hormuz dibuka dan dapat dilalui secara bebas,” kata Trump.
Trump juga memperingatkan bahwa operasi militer akan terus berlanjut jika jalur tersebut tidak dibuka. Selat Hormuz sendiri merupakan salah satu rute vital perdagangan energi global yang menjadi titik krusial dalam konflik ini.
Namun, pernyataan Washington tersebut langsung dibantah oleh Teheran. Iran menegaskan tidak ada negosiasi, apalagi permintaan damai, yang diajukan kepada pihak Amerika Serikat.
Pengamat menilai, perbedaan narasi antara kedua negara menunjukkan bahwa konflik masih berada dalam fase eskalasi.
Tuntutan ganti rugi yang diajukan Iran dinilai akan menjadi hambatan besar dalam upaya diplomasi ke depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 5Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu







