Setelah Tiga Hari Pencarian, Tim SAR Gabungan Temukan Seorang Pemuda Tenggelam di Sungai Musi Empat Lawang Sumsel

AKURAT.CO SUMSEL - Tim SAR gabungan berhasil menemukan seorang pria muda yang tenggelam, akibat terseret arus derasnya Sungai Musi Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).
Korban diketahui bernama Anjasmu Andesta (32) warga Desa Batu Lintang, Kecamatan Ulu Musi, Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumsel.
Peristiwa itu terjadi saat korban bersama kedua orang rekannya pergi ke sungai untuk memasang perangkap ikan.
Baca Juga: Diduga Karena Kendaraan Motor Bersuara Bising, Personel Polisi dan TNI di Papua Selatan Bentrok
Setibanya di sungai korban berpencar dengan rekannya untuk memasang perangkap ikan sendiri-sendiri.
Tidak lama kemudian kedua rekan korban mendengar suara teriakan minta tolong dan segera mendatangi sumber suara.
Namun, setelah dilakukan pencarian korban tak kunjung ditemukan.
Baca Juga: Sony Siapkan PS6 dengan Chip AMD Generasi Terbaru, Bakal Hadir dalam Versi Handheld?
Diduga kuat korban tenggelam dan terseret arus Sungai Musi Empat Lawang Sumsel.
Kepala Kantor Basarnas Palembang, Raymond Konstantin, menungkap penemuan korban yang tidak jauh dari tempat kejadian awal.
"Korban sudah ditemukan sekitar radius 4,6 KM dari lokasi awal kejadian. Meski dalam kondisi meninggal dunia," kata Raymond Konstantin, Jum'at (13/2/2026).
Baca Juga: PPPK Dapat THR Lebaran 2026? Ini Syarat, Besaran, dan Prediksi Jadwal Pencairannya
Tim SAR gabungan setelah melakukan pencarian selama tiga hari, akhirnya berhasil menemukan korban pada hari ini, Jumat (13/2/2026) sekitar pukul 06.50 WIB.
Korban ditemukan mengapung di pinggir Sungai Musi Empat Lawang Sumsel tidak jauh dari lokasi tempat kejadian perkara (TKP).
"Selanjutnya, korban langsung di evakuasi oleh tim SAR Gabungan kami dan membawanya ke rumah duka, guna proses pemakaman," ujar Raymond Konstantin.
Baca Juga: Terjerat Utang, Wanita Paruh Baya Nekat Bakar Toko Emas di Makassar Curi Perhiasan Hampir Rp2 M
Dilanjutkan Raymond, setelah upaya pencarian korban ini membuahkan hasil, maka operasi tim SAR gabungan ditutup.
“Dengan ditemukannya korban yang tenggelam, maka operasi pencarian selesai dan ditutup. Semua unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing,” pungkasnya. (Deny Wahyudi)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









