Sumsel

Debat Terakhir Capres 2024! Ganjar Akui Siapkan Materi dari Hasil Blusukan Termasuk di Palembang

Deni Hermawan | 3 Februari 2024, 08:00 WIB
Debat Terakhir Capres 2024! Ganjar Akui Siapkan Materi dari Hasil Blusukan Termasuk di Palembang

AKURAT.CO SUMSEL Ganjar Calon Presiden nomor urut 3 (tiga) mengungkapkan telah menyiapkan strategi khusus untuk debat terakhir yang akan diadakan pada 4 Februari 2024.

Ganjar mengatakan bahwa blusukan yang dilakukan ke berbagai wilayah, termasuk Kota Palembang menjadi salah satu bahan materi untuk debat.

Debat pamungkas Capres 2024 akan mengusung tema  seperti inklusi, kesejahteraan sosial, kebudayaan, pendidikan, TI, kesehatan, ketenagakerjaan, dan sumber daya manusia.

"Blusukan di Palembang dengan ke pasar-pasar ini pasti menjadi materi yang saya siapkan untuk materi debat nantinya," kata Ganjar di Palembang, Jumat (2/2/2024).

Baca Juga: Begini Curhatan Tukang Getek Palembang Saat Ketemu Ganjar

Blusukan menjadi bagian dari kampanye yang dilakukan oleh Ganjar untuk menyerap aspirasi dari masyarakat Indonesia.

Dengan cara ini bisa memahami permasalahan yang terjadi, karena mendengar dan melihat situasi yang ada di lapangan secara langsung.

"Jadi begini, berdebat itu tidak bisa hanya berbicara konsep tanpa melihat fakta di lapangan," jelasnya.

Ganjar juga mengungkapkan sebagaian kecil permasalahan yang dilihat olehnya, petani dan peternak di bagian hulu mengalami kesulitan untuk mendapatkan pakan ternak dan pupuk.

Sedangkan, pedagang dan masyarakat di bagian hilir juga merasakan kenaikan bahan pokok.

"Kita berbicara tentang harga tinggi, tetapi kita juga berbicara tentang metode untuk menguranginya. Kami menemukan masalahnya. Masyarakat memberikan masukan kepada kami. Oleh karena itu, kita akan membahas fakta dan data saat debat," jelas Ganjar.

Ganjar juga mengatakan bahwa dirinya telah siap untuk menjawab setiap pertanyaan debat mendatang.

"Ada tenaga kerja, sesuai dengan tema (debat) pendidikan, kesejahteraan rakyat, dan ini saling mendukung, termasuk pendidikan dan kebudayaan," pungkasnya

"Kita tidak hanya bicara tentang mencetak tukang," lanjut Ganjar.

"Tetapi juga orang yang bermoral, berbudi pekerti luhur, dan mudah mendapatkan pendidikan, termasuk perempuan dan disabilitas," tutupnya.

(Kurnia)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
A