Sumsel

Nyaris Bakar Ban! Mahasiswa UMP Gelar Demonstrasi Terkait Dugaan Penggelapan Dana Ospek

Deni Hermawan | 17 September 2024, 15:25 WIB
Nyaris Bakar Ban! Mahasiswa UMP Gelar Demonstrasi Terkait Dugaan Penggelapan Dana Ospek

AKURAT.CO SUMSEL Sebuah aksi demo mendadak menggegerkan Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP) pada Selasa (17/9/2024) pagi.

Demo yang dilakukan oleh sejumlah mahasiswa tersebut diduga terkait dengan adanya penggelapan dana dalam pelaksanaan Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (Ospek).

Dalam video berdurasi 16 detik yang beredar di media sosial tersebut, tampak seorang mahasiswa berambut panjang mengenakan almamater UMP sambil membawa pengeras suara (toa) dan berlari ke arah teman-temannya.

Sementara itu, empat petugas kepolisian dari unit Samapta terlihat mengamankan seorang mahasiswa lainnya yang turut berpartisipasi dalam demo tersebut.

Baca Juga: Begini Respon UMP Tanggapi Aksi Demo Mahasiswanya yang Viral

Hingga kini, alasan pasti di balik aksi demo ini belum diketahui. Namun, video tersebut menjadi perbincangan hangat di media sosial dengan unggahan bertuliskan.

"Ada apa di kampus UMP pagi ini? Polisi masuk kampus, bubarkan mahasiswa yang demo saat ospek,"

Menanggapi video yang viral di mana Polisi membawa mahasiswa yang melakukan demo, Kapolsek Seberang Ulu (SU) 2 Palembang, Kompol Andri Noviansyah menjelaskan bahwa salah seorang mahasiswa yang diamankan pihak kepolisian didapati membawa bensin dengan niat membakar ban di area kampus.

Baca Juga: Diduga Akibat Kebocoran Gas 3 Kg, Rumah Kayu Milik Yuli Hangus Terbakar

"Melihat tindakan berbahaya ini, anggota kami segera mengamankan mahasiswa tersebut dan membawanya ke Mapolsek SU 2 Palembang untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan," ungkap Kompol Andri.

Lebih lanjut, mahasiswa berinisial M yang terlibat dalam insiden tersebut telah dijemput oleh pihak Universitas Muhammadiyah Palembang.

"Mahasiswa tersebut tidak kami tahan, namun kami membuatkan surat pernyataan agar ia tidak mengulangi tindakannya di kemudian hari," katanya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi dari pihak kampus terkait dugaan penggelapan dana yang menjadi pemicu demo. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
H
Editor
Hermanto