Sumsel Berpotensi Ekspor 800 Ribu Ton Karet di 2025, Petani Diminta Tetap Bertahan

AKURAT.CO SUMSEL Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) diproyeksikan mengekspor sekitar 800 ribu ton karet pada tahun 2025, mempertahankan posisinya sebagai salah satu daerah penghasil karet terbesar di Indonesia.
Ketua Gabungan Pengusaha Karet Indonesia (Gapkindo) Sumsel, Alex K Eddy, mengungkapkan bahwa angka tersebut tidak jauh berbeda dari total ekspor tahun sebelumnya yang mencapai 740,624 ribu ton.
"Potensi ekspor karet Sumsel tahun ini diperkirakan mencapai 800 ribu ton, meskipun belum ada pembukaan lahan baru maupun program peremajaan (replanting) tanaman karet yang signifikan," ujar Alex, Kamis (13/2/2025).
Selain dari sisi kuantitas, harga karet di pasar internasional juga menunjukkan tren positif. Saat ini, harga karet dunia berada di kisaran 1,9 dolar AS per kilogram, meningkat dibanding tahun sebelumnya yang sempat menyentuh 1,3 dolar AS per kilogram.
Baca Juga: 143 Penumpang Selamat, Batik Air Lakukan Pendaratan Darurat di Palembang
“Harga ini cukup bagus, dan kami berharap bisa bertahan sehingga petani semakin bersemangat merawat kebunnya,” tambahnya.
Meski harga karet mengalami kenaikan, Alex mengingatkan bahwa fluktuasi tetap menjadi tantangan utama bagi petani. Oleh karena itu, ia mengimbau agar petani tetap konsisten dalam merawat kebun karet dan tidak tergesa-gesa beralih ke komoditas lain.
“Karet masih sangat dibutuhkan di pasar internasional. Kami berharap petani tetap bertahan dan tidak mengganti kebun karetnya dengan tanaman lain,” tegasnya.
Dengan potensi ekspor yang masih besar dan harga yang mulai membaik, Sumsel diharapkan tetap menjadi salah satu sentra produksi karet unggulan di Indonesia. (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 5Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









