Sumsel

Tiga Hari Hilang, Lansia yang Tenggelam di Sungai Komering Ditemukan Meninggal Dunia

Maman Suparman | 11 Juli 2025, 14:48 WIB
Tiga Hari Hilang, Lansia yang Tenggelam di Sungai Komering Ditemukan Meninggal Dunia

AKURAT.CO SUMSEL Setelah dilakukan pencarian intensif selama tiga hari, Sahrial bin Sawal (55), warga Desa Tekana, Kecamatan Buana Pemaca, Kabupaten OKU Selatan, yang dilaporkan tenggelam di Sungai Komering, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (11/7/2025).

Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, yang bertindak sebagai SAR Mission Coordinator (SMC), menjelaskan bahwa korban ditemukan mengapung di tengah sungai oleh seorang warga yang tengah beraktivitas di pinggir sungai sekitar pukul 11.20 WIB.

“Korban ditemukan mengapung di aliran sungai wilayah Desa Talang Surau, sekitar 15 kilometer dari lokasi awal tenggelam. Setelah dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke rumah duka,” ujar Raymond dalam keterangan tertulisnya.

Upaya pencarian dilakukan oleh Tim SAR Gabungan yang melibatkan unsur Basarnas dari Unit Siaga SAR OKU Timur, TNI, Polri, BPBD OKU Selatan, Tagana, aparat desa, serta warga sekitar.

Tim dibagi dalam dua Search and Rescue Unit (SRU) yang masing-masing menggunakan perahu karet dan perahu milik warga untuk menyisir aliran sungai serta menyebarkan informasi di sepanjang pesisir.

Baca Juga: Terseret Arus Deras Saat Mandi, Lansia di OKU Dilaporkan Hilang di Sungai Komering

“SRU 1 melakukan penyisiran menggunakan manuver air, sementara SRU 2 membantu dari darat dan memantau potensi visual dari tepian,” tambah Raymond.

Sahrial diketahui tenggelam pada Rabu pagi (9/7/2025) sekitar pukul 10.00 WIB. Berdasarkan keterangan keluarga dan saksi, korban awalnya pergi ke sungai untuk mandi. Ia sempat berenang ke arah sebuah pulau kecil di tengah sungai, lalu berusaha kembali ke tepi.

Namun, saat menyeberang kembali, ia diduga tidak kuat melawan derasnya arus dan akhirnya hanyut.

Setelah pencarian dilakukan secara intensif sejak hari pertama, Tim SAR akhirnya menutup operasi setelah korban ditemukan. Semua unsur yang terlibat dalam pencarian resmi ditarik kembali ke satuan masing-masing.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung penuh pencarian korban,” pungkas Raymond.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia