KSOP Palembang Lakukan Ramp Check Kapal Jelang Angkutan Nataru 2025–2026

AKURAT.CO SUMSEL Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Palembang melakukan pemeriksaan kelaiklautan kapal atau ramp check di Pelabuhan Tanjung Api-Api.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan keselamatan pelayaran selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2026.
Kepala KSOP Kelas I Palembang, Idham Faca, menegaskan bahwa kapal yang tidak memenuhi persyaratan keselamatan dan belum mengantongi surat ramp check tidak akan diizinkan berlayar.
“Kapal yang belum dinyatakan laik laut atau belum mengantongi surat ramp check dipastikan tidak akan kami izinkan beroperasi,” ujar Idham, Sabtu (20/12/2025).
Selain melakukan pemeriksaan kapal, KSOP Palembang juga menggelar Apel Kesiapan Posko Penyelenggaraan Angkutan Laut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Pelabuhan Tanjung Api-Api. Apel tersebut melibatkan unsur TNI, Polri, Basarnas, serta instansi terkait lainnya.
Baca Juga: Danantara Indonesia dan BP BUMN Kerahkan 1.066 Relawan untuk Penanganan Bencana di Sumatera
Baca Juga: Viral di Medsos, Pelaku Pemalakan Sopir Truk di SPBU Citra Land Palembang Ditangkap
Dalam kegiatan tersebut, petugas secara simbolis menyerahkan life jacket kepada penumpang kapal sebagai bentuk edukasi dan penguatan aspek keselamatan pelayaran.
Idham menjelaskan, posko angkutan laut Nataru akan berlangsung mulai 18 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026. Apel kesiapan ini digelar serentak di seluruh Indonesia untuk memastikan koordinasi dan kesiapan semua pihak dalam memberikan pelayanan transportasi laut yang aman dan tertib.
KSOP Palembang juga telah berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi cuaca ekstrem akibat musim angin barat. Oleh karena itu, pengguna jasa angkutan laut diimbau untuk selalu mengutamakan keselamatan selama pelayaran.
Berdasarkan prediksi, puncak arus keberangkatan penumpang dari Pelabuhan Tanjung Api-Api menuju Pelabuhan Tanjung Kalian diperkirakan terjadi pada 23 Desember 2025, sedangkan puncak arus balik diprediksi pada 3 Januari 2026.
“Melalui langkah ini, kami berharap pelayanan angkutan laut selama libur Natal dan Tahun Baru dapat berjalan aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” kata Idham.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









