Sumsel

Makna Penyembelihan Kambing Jantan Hitam dalam Perayaan Cap Go Meh Pulau Kemaro Palembang

Septiyanti Dwi Cahyani | 2 Maret 2026, 09:00 WIB
Makna Penyembelihan Kambing Jantan Hitam dalam Perayaan Cap Go Meh Pulau Kemaro Palembang
Ilustrasi kambing jantan hitam

AKURAT. CO SUMSEL - Setiap puncak perayaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro, Palembang, ada sebuah tradisi yang telah dilakukan selama bertahun-tahun secara turun temurun.

Tradisi unik itu adalah penyembelihan kambing jantan berwarna hitam.

Tradisi ini telah menjadi ciri khas perayaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro dan dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur.

Baca Juga: Rute dan Jadwal Kapal Tongkang Gratis Menuju Pulau Kemaro Saat Perayaan Cap Go Meh

Khususnya, kepada leluhur Siti Fatimah yang dimakamkan di sana.

Pemilihan kambing jantan warna hitam juga memiliki makna simbolis serta dianggap sesuai untuk menghormati nilai dan kepercayaan yang hidup di tengah masyarakat.

Proses penyembelihan biasanya dilakukan tengah malam tepat pukul 00.00 WIB di depan altar leluhur, sebagai ungkapan rasa syukur dan harapan keberkahan di tahun yang akan datang. Tokoh Budayawan Tionghoa Palembang, Tjik Harun mengatakan, tradisi menyembelih kambing hitam ini telah berlangsung sejak ratusan tahun lalu, dan me

Baca Juga: Kereta Ekonomi Kerakyatan Lebaran 2026: Fitur Utama, Harga Tiket, Rute dan Jadwal Keberangkatan

njadi ciri khas perayaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro.

Menurutnya, setiap daerah memiliki ciri khas masing-masing dalam merayakan Cap Go Meh.

Baca Juga: Deretan Film Tayang Maret 2026, Ada Danur hingga Suzanna

Perayaan Cap Go Meh Pulau Kemaro 2026

Perayaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro tahun ini sudah berlangsung sejak Sabtu (28/2/2026) dan akan berakhir pada hari ini, Senin (2/3/2026).

Ada banyak rangkaian acara yang telah disiapkan dan bisa dinikmati masyarakat setempat Kota Palembang.

Baca Juga: Polda Sumsel Siaga Penuh, Skema Khusus Disiapkan untuk Kawal Mudik Lebaran 2026

Untuk mendukung dan memudahkan pengunjung menuju Pulau Kemaro, pihak panitia juga telah menyediakan layanan kapal tongkang gratis.

Kapal tersebut beroperasi sejak Minggu (1/3/2026) hingga Senin (2/3/2026) sore di Dermaga 16 Ilir, Palembang.

Selain itu, ada juga jembatan penghubung PT Bogasari dengan Pulau Kemaro yang dapat diakses melalui jalur darat. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.