Sriwijaya FC Terpuruk di Dasar Klasemen, Wapres Klub Mohammad David Mundur Usai Desakan Fans

AKURAT.CO SUMSEL Kondisi Sriwijaya FC semakin memprihatinkan di Liga 2 musim ini. Klub berjuluk Laskar Wong Kito itu masih menghuni dasar klasemen setelah belum pernah meraih kemenangan hingga pekan ini.
Situasi tersebut berbuntut panjang dengan mundurnya Wakil Presiden Sriwijaya FC, Mohammad David, yang merasa menjadi kambing hitam atas buruknya performa tim.
David menyampaikan pengunduran dirinya secara terbuka melalui akun TikTok pribadinya, @david.fc11, pada Sabtu (8/11/2025).
Dalam video berdurasi beberapa menit itu, ia mengungkapkan kekecewaannya terhadap sebagian fans yang terus menghujat dirinya setiap kali Sriwijaya FC menelan kekalahan.
“Saya sudah berusaha sebaik mungkin untuk tim ini. Tapi belakangan saya selalu disalahkan atas hasil buruk yang dialami Sriwijaya FC. Ini sudah di luar batas kesabaran saya,” ujar David.
Baca Juga: NasDem Sumsel Rayakan HUT ke-14 dengan Aksi Sosial Serentak di 17 Daerah
Menurut David, ia bukan hanya berperan dalam kepengurusan, tetapi juga banyak berkorban secara pribadi untuk kebutuhan tim.
Mulai dari pembiayaan lapangan latihan, perlengkapan pemain, hingga konsumsi harian para pemain dan pelatih.
"Saya korbankan banyak hal, termasuk pekerjaan saya di luar, demi Sriwijaya FC. Tapi saat tim kalah, semua kesalahan ditimpakan kepada saya,” ujarnya dengan nada kecewa.
Kekalahan terbaru dari Adhyaksa FC Banten dengan skor tipis 0-1 menjadi puncak kekecewaan fans yang kemudian menyerang David di media sosial.
Ia menyebut tindakan tersebut tidak pantas karena menurutnya, manajemen justru sedang berupaya membenahi kondisi internal klub agar bangkit di putaran kedua nanti.
“Saya sudah berusaha meyakinkan suporter bahwa akan ada perubahan di putaran kedua, tapi justru saya dihujat. Jadi, saya memutuskan untuk mundur dari kepengurusan Sriwijaya FC,” tegas David.
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Askot PSSI Palembang itu tak lupa meminta maaf kepada seluruh pendukung Laskar Wong Kito dan masyarakat Sumatera Selatan.
Ia berharap ke depan, Sriwijaya FC bisa kembali bangkit bersama orang-orang yang benar-benar peduli pada kemajuan klub.
“Saya mohon maaf kepada suporter dan masyarakat Sumsel. Saya titip Sriwijaya FC kepada kalian semua. Semoga ada sosok baru yang bisa membawa tim ini kembali berjaya,” tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.






