Sumsel

Alasan Kamboja Mundur dari Sea Games 2025 hingga Ancaman Sanksi Berat Otoritas Pesta Olahraga Asia

St Shofia Munawaroh | 10 Desember 2025, 19:40 WIB
Alasan Kamboja Mundur dari Sea Games 2025 hingga Ancaman Sanksi Berat Otoritas Pesta Olahraga Asia

AKURAT. CO SUMSEL - Kamboja resmi menarik mundur semua atletnya dari SEA Games 2025 pada Rabu (10/12/2025) atau hanya selang sehari setelah upacara pembukaan pesta olahraga Asia itu digelar.

Alasan keamanan menjadi pertimbangan karena konflik dengan Thailand di wilayah perbatasan.

Hal tersebut tertuang dalam resmi yang dikirim Sekretaris Jenderal NOCC, HE Vath Chamroeun, kepada CEO Federasi SEA Games, Chaiyapak Siriwat.

Baca Juga: Ada Palembang Darussalam Bersholawat, Jalan KH Bastari Jakabaring Ditutup Total

Sebelum keputusan menarik seluruh atletnya, Kamboja lebih dulu mengumumkan batal mengirim atlet di beberapa cabang olahraga.

Yakni sepak bola, sepak takraw, petanque, pencak silat, judo, karate, wushu, dan gulat.

Masalah keamanan serta upaya melindungi keselamatan atlet dan ofisial menjadi pertimbangan Kamboja batal mengirimkan delegasi kala itu. 

Baca Juga: Modus Tawarkan Penginapan, Remaja 17 Tahun Korban Pelecehan Seksual Sopir Travel

Terancam Sanksi Berat

Mundurnya Kamboja dari SEA Games 2025 disebut dapat berdampak ancaman sanksi beratpada negara yang djuluki Mutiara Asia itu.

Sebab, Kamboja dianggap merusak agenda SEA Games 2025, salahsatunya mengganggu jadwal pertandingan yang sudah ditetapkan.

Baca Juga: Niat Urus Paspor Umroh di PN Palembang, IRT Malah Jadi Korban Curanmor

Selain itu, mundurnya Kamboja bisa merusak format standar olahraga yang dipertandingkan karena jadi kekurangan peserta.

Hal ini bisa meniadakan nomor pertandingan tertentu, yang berimbas pada absennya atlet negara lain yang sedianya sudah dipersiapkan bertanding.

Media lokal Vietnam bahkan menyebut Kamboja tidak hanya terancam sanksi berat dari otoritas olahraga Asia Tenggara, melainkan seluruh Asia bahkan dunia.

Baca Juga: Tertipu Modus Jual Motor di Facebook, Uang Remaja OKU Selatan Rp 9,9 Juta Raib

Ancaman terberatnya, Kamboja bisa dilarang berpartisipasi di berbagai ajang yang juga berimbas pada perkembangan olahraganya.

Konflik Kamboja Vs Thailand

Sebagai informasi, Kamboja dan Thailand terlibat dalam konflik perbatasan yang berlangsung hampir 20 tahun.

Baca Juga: Cekcok Soal Mangga Jatuh, IRT di Palembang Dikeroyok Pasutri Tetangga

Pada pertengahan 2025, situasi kembali memanas lantaran terjadi baku tembak.

Konflik kian memanas lantaran pada 24 Juli ada serangan dari kedua negara.

Teranyar, pada Senin (8/12/2025) kembali terjadi serangan yang mengakibatkan korban jiwa serta ratusan ribu warga sipil mengungsi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.