Sumsel
HL Sumsel

Veda Ega Nyaris Cetak Poin di Moto3 Hungaria 2026, Penalti Jadi Penghalang Besar

Kurnia | 8 Juni 2026, 14:09 WIB
Veda Ega Nyaris Cetak Poin di Moto3 Hungaria 2026, Penalti Jadi Penghalang Besar
Pembalap Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, di sela salah satu balapan. X/Honda Team Asia

AKURAT.CO SUMSEL Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, harus menelan kekecewaan pada seri kedelapan Moto3 2026 di Sirkuit Balaton Park, Hungaria, Minggu (7/6/2026).

Tampil menjanjikan sejak awal balapan, Veda gagal meraih poin setelah finis di posisi ke-16 akibat hukuman long lap penalty yang dijalaninya.

Hasil tersebut terasa pahit mengingat pembalap Honda Team Asia itu sebenarnya memiliki peluang untuk bersaing di barisan depan.

Memulai balapan dari posisi kesembilan, Veda langsung menunjukkan performa agresif.

Pembalap asal Gunungkidul tersebut mampu melakukan start bersih dan segera merangsek ke rombongan terdepan yang memperebutkan posisi lima besar.

Baca Juga: Daftar Ulang SPMB Sumsel 2026 Dimulai Hari Ini, Jangan Sampai Kursi Sekolah Hangus!

Namun momentum positif itu tak bertahan lama. Hukuman long lap penalty yang diterimanya akibat insiden saat sesi kualifikasi sehari sebelumnya memaksanya keluar dari jalur ideal dan kehilangan banyak posisi.

Setelah menjalani penalti, Veda terlempar ke kelompok belakang dan harus bekerja keras mengejar ketertinggalan.

Tantangan semakin berat karena karakter Sirkuit Balaton Park yang memiliki sedikit peluang untuk menyalip.

Meski demikian, Veda tidak menyerah. Ia sempat beberapa kali menembus zona poin dan berupaya mengejar rombongan depan. Sayangnya, performa ban yang mulai menurun di penghujung balapan membuat perjuangannya terhambat.

Veda akhirnya menyentuh garis finis di urutan ke-16 dengan selisih lebih dari 33 detik dari pemenang balapan.

"Hari ini benar-benar balapan yang sangat sulit. Setelah menjalani long lap penalty, saya kehilangan kontak dengan rombongan depan dan harus menghabiskan sebagian besar balapan untuk memulihkan posisi yang hilang," ujar Veda.

Meski kecewa, pembalap berusia muda itu menunjukkan sikap dewasa dengan menerima hasil tersebut sebagai bagian dari proses belajar di musim debutnya.

"Saya tahu memiliki kecepatan untuk bertarung di depan, tetapi penalti ini adalah konsekuensi dari kesalahan saya sendiri saat kualifikasi. Ini menjadi pelajaran penting untuk berkembang sebagai rookie," katanya.

Kekecewaan serupa juga dirasakan Manajer Tim Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama.

Mantan juara dunia kelas 250cc itu menilai penalti memberikan dampak besar terhadap jalannya balapan Veda.

Menurut Aoyama, Balaton Park merupakan sirkuit yang sangat menyulitkan pembalap untuk kembali ke posisi depan setelah kehilangan banyak tempat di awal balapan.

"Hari ini bukan hasil yang kami harapkan. Veda memiliki kecepatan yang baik, tetapi penalti membuat balapannya menjadi sangat sulit. Di sirkuit ini, sangat susah mengejar posisi karena peluang menyalip sangat terbatas," kata Aoyama.

Ia juga menyoroti kondisi cuaca panas yang membuat tantangan semakin berat bagi para pembalap muda Honda Team Asia.

Meski gagal meraih poin, tim melihat banyak hal positif dari penampilan Veda sepanjang akhir pekan.

Kecepatan dan daya juangnya dinilai cukup kompetitif untuk bersaing di papan tengah hingga depan Moto3.

Kini fokus Honda Team Asia langsung tertuju ke seri berikutnya di Sirkuit Brno, Republik Ceko.

Veda diharapkan mampu bangkit dan kembali berburu poin setelah memperoleh pelajaran berharga dari akhir pekan yang sulit di Hungaria.

Bagi Veda Ega Pratama, kegagalan di Balaton Park bukan akhir perjalanan, melainkan bagian dari proses menuju level yang lebih tinggi di pentas balap dunia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia