Sumsel United Bidik “Happy Ending”, Tiga Laga Terakhir Jadi Penentuan Nasib

AKURAT.CO SUMSEL Sumsel United memasang target tinggi jelang penutupan musim Championship 2025/2026. Tim berjuluk Laskar Juaro itu berambisi menyapu bersih tiga pertandingan tersisa demi mengamankan akhir musim yang manis.
Pada pekan ke-25 hingga ke-27, Sumsel United dijadwalkan menghadapi , , dan Tiga laga ini dinilai krusial untuk menjaga asa sekaligus memperbaiki posisi tim di klasemen.
Pelatih kepala, Nilmaizar menegaskan fokus dan konsistensi menjadi kunci utama bagi anak asuhnya. Ia ingin timnya menutup musim dengan hasil maksimal.
“Target kita jelas, tiga pertandingan terakhir harus dimenangkan. Kita ingin mengakhiri musim ini dengan happy ending,” ujar Nilmaizar usai memimpin latihan di Jakabaring Sport City, Kamis (16/4/2026).
Meski sebelumnya gagal meraih kemenangan saat menghadapi , Nilmaizar melihat adanya perkembangan positif dari performa tim.
Ia menilai permainan anak asuhnya mulai menunjukkan peningkatan, terutama dalam dua laga sebelumnya melawan dan.
Baca Juga: Viral Pungutan Rp50 Ribu di Jembatan Air Sugihan, Dishub Banyuasin Turun Tangan
Dalam laga terakhir, Sumsel United mampu menciptakan sejumlah peluang berbahaya melalui skema serangan terbuka. Namun, penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah setelah hanya satu gol tercipta dari beberapa peluang emas.
Kendati demikian, pelatih asal Sumatera Barat itu tetap optimistis. Ia percaya para pemain, termasuk dan kolega, mampu tampil lebih tajam dan disiplin saat menjamu Persikad Depok pada laga terdekat.
Nilmaizar juga menekankan pentingnya karakter bermain sesuai instruksi tim pelatih. Menurutnya, jika strategi dijalankan dengan baik, peluang meraih poin penuh akan semakin terbuka.
“Yang terpenting pemain bisa menjalankan skema dengan disiplin dan menunjukkan karakter permainan mereka. Kalau itu berjalan, hasil maksimal akan mengikuti,” katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









