Bidik Liga 1, Sumsel United Evaluasi Penguasaan Bola dan Mental Tanding

AKURAT.CO SUMSEL Usai laga Derby Sumsel yang berujung degradasinya Sriwijaya FC, pelatih Nilmaizar langsung mengalihkan fokus ke pembenahan tim demi menjaga peluang promosi.
Menurut Nilmaizar, evaluasi utama terletak pada keseimbangan permainan, khususnya di sektor pertahanan dan penguasaan bola. Meski meraih kemenangan, ia menilai timnya belum sepenuhnya mengontrol jalannya pertandingan.
“Kita terus mencari pola permainan terbaik dan memperbaiki kekurangan, terutama di lini belakang,” ujar Nilmaizar, Senin (2/3/2026).
Dalam laga ke-21 tersebut, Sumsel United mencatatkan 329 umpan sukses dari total 383 percobaan dengan akurasi mencapai 84 persen.
Namun, penguasaan bola masih berada di angka 49 persen angka yang dinilai belum ideal untuk tim yang menargetkan promosi.
Secara statistik, Laskar Juaro memang tampil solid dengan cleansheet dan 8 tembakan tepat sasaran dari 16 percobaan. Akan tetapi, efektivitas penyelesaian akhir serta kontrol tempo permainan disebut masih perlu ditingkatkan.
Baca Juga: Derbi Sumatera Selatan Diprediksi Sengit, Sumsel United Tantang Sriwijaya FC di GSJ Malam Ini
Nil menilai anak asuhnya kerap terburu-buru saat mengalirkan bola, sehingga sejumlah peluang gagal dimaksimalkan. “Kita harus lebih tenang dan sabar membangun serangan,” katanya.
Saat ini, Sumsel United berada di peringkat ketiga klasemen sementara Grup 1 Wilayah Barat Pegadaian Championship musim 2025/2026.
Posisi tersebut membuat mereka masih harus bersaing ketat dengan Adhyaksa FC dan Persiraja Banda Aceh untuk mengamankan tiket promosi ke Liga 1.
Dua laga tandang usai libur Lebaran diprediksi menjadi ujian sesungguhnya. Mental bertanding, konsistensi lini belakang, serta efektivitas serangan akan sangat menentukan.
“Kita punya target besar promosi. Artinya, tidak boleh lengah,” tegas Nilmaizar.
Derby Sumsel memang memberi suntikan moral bagi skuad, namun Nil menegaskan perjalanan masih panjang. Evaluasi menyeluruh dilakukan agar tim lebih matang menghadapi tekanan, terutama saat bermain di kandang lawan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









