Sriwijaya FC Hadapi Laga Hidup-Mati Kontra Persikad Depok, Momentum Bangkit dari Zona Degradasi

AKURAT.CO SUMSEL Sriwijaya FC (SFC) bakal menjalani laga penting saat melawat ke markas Persikad Depok di Stadion Pakansari Bogor, Senin (22/9/2025).
Duel ini menjadi penentu bagi Laskar Wong Kito untuk keluar dari tekanan zona bawah klasemen Liga 2 musim 2025/2026.
Pasalnya, skuad asuhan Achmad Zulkifli masih tercecer di papan dua terbawah usai gagal meraih poin penuh pada pertandingan perdana sebagai tuan rumah.
Kondisi ini membuat Valentino Telaubun dan kawan-kawan wajib mencuri tiga poin agar terbebas dari ancaman degradasi lebih dini.
“Kita akan usahakan curi poin di kandang lawan. Mental pemain sudah kita perbaiki agar bisa tampil percaya diri,” ujar Coach Azul, sapaan akrab Zulkifli, Jumat (19/9/2025).
Kekalahan sebelumnya di depan suporter sendiri sempat memukul psikologis tim. Namun, Azul menegaskan anak asuhnya tidak boleh larut dalam tekanan. Laga tandang kali ini justru harus menjadi momentum kebangkitan.
“Setelah kehilangan poin di kandang, kita akan balas dengan merebut kemenangan di laga away nanti,” tegasnya.
Sementara itu, klub sekota mereka, Sumsel United justru tampil lebih impresif usai mengalahkan Persikad Depok 1-0 pada laga perdana. Hasil tersebut membuat Sumsel FC merangkak ke papan atas.
Namun, peluang perubahan posisi klasemen masih terbuka lebar. Liga 2 musim ini menyajikan 16 pertandingan di putaran pertama, sehingga setiap laga memiliki arti penting dalam menentukan arah kompetisi.
Di sisi lain, Persikad Depok juga tak ingin kembali kehilangan muka setelah takluk dari Sumsel FC.
Tim berjuluk Serigala Margonda itu menyiapkan formasi baru demi mengamankan poin penuh di kandang.
Dengan kondisi kedua tim yang sama-sama tertekan, laga Sriwijaya FC kontra Persikad Depok diprediksi berlangsung sengit.
Hasil pertandingan ini bisa menjadi titik balik bagi SFC untuk bangkit atau justru memperburuk situasi mereka di papan bawah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







