32 WNI Berhasil Dievakuasi dari Zona Konflik Iran

AKURAT.CO SUMSEL - Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu RI) berhasil mengevakuasi 32 Warga Negara Indonesia (WNI) dari Iran melalui jalur Baku, Azerbaijan.
Proses evakuasi dilakukan secara bertahap.
Sebanyak 22 WNI telah tiba di Indonesia pada Selasa (10/3/2026), sementara 10 lainnya dijadwalkan tiba pada Rabu (11/3/2026).
Baca Juga: Jelang Lebaran, Harga Sawit di Sumsel Turun, TBS Usia Produktif Kini Rp3.517 per Kg
Berdasarkan data Badan Komunikasi Republik Indonesia, 32 WNI yang bermukim di Iran terdiri dari berbagai kalangan.
Yakni terdiri dari 12 pekerja migran, 14 pelajar/mahasiswa, 1 pengajar/jurnalis dan 5 orang turis.
Pemerintah mengimbau bagi WNI yang masih berada di Iran diimbau untuk tetap tenang, waspada, dan mengikuti arahan resmi dari KBRI Teheran.
Baca Juga: Jelang Mudik Lebaran, Bus di Terminal Jakabaring Palembang Jalani Ramp Check
Jika membutuhkan bantuan mendesak, dapat menghubungi hotline +98 902 466 8889.
Berdasarkan catatan KBRI Tehran, jumlah WNI yang tercatat berada di Iran adalah 329.
Mayoritas dari mereka berstatus sebagai pelajar/mahasiswa dengan konsentrasi utama di Kota Qom, dan sisanya adalah PMI dan para ekspatriat.
Baca Juga: Pemprov Sumsel Terapkan WFA untuk ASN Jelang dan Usai Lebaran 2026, Ini Jadwalnya
Pemerintah melalui KBRI di Tehran terus lakukan komunikasi intensif untuk memastikan kondisi dan keberadaan para WNI serta melakukan assessment tentang bentuk bantuan yang saat ini dapat diberikan.
Sementara itu, Menlu Soegiono menekankan, di tengah perkembangan situasi di Iran dan kawasan, prioritas pemerintah adalah untuk memastikan keselamatan para WNI yang berada di kawasan.
Pelaksanaan evakuasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam memastikan keselamatan dan pelindungan WNI di luar negeri, khususnya di wilayah yang terdampak konflik.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









