Sumsel

11 Rumah Hangus Dilahap Si Jago Merah di Kertapati Palembang, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Kurnia | 12 Februari 2026, 13:05 WIB
11 Rumah Hangus Dilahap Si Jago Merah di Kertapati Palembang, Diduga Akibat Korsleting Listrik

 

AKURAT.CO SUMSEL Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Abi Kusno Cokrosuyoso, Lorong Kemana, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati, Palembang, Kamis (12/2/2026) dini hari. Sedikitnya 11 rumah warga hangus dilahap si jago merah dalam peristiwa tersebut.

Api diketahui mulai berkobar sekitar pukul 02.00 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran diduga pertama kali muncul dari salah satu rumah milik warga bernama Rudi Piantoni (41), yang saat kejadian sedang bekerja di tempat pemotongan ayam.

Dalam waktu singkat, api membesar dan merambat ke rumah-rumah lain di sekitarnya yang berada di kawasan padat, sehingga warga tidak sempat menyelamatkan banyak barang.

Warga yang panik langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk meminta bantuan. Tak lama kemudian, sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi guna menjinakkan api.

Baca Juga: Perkuat Tata Kelola, Pusri Gandeng Kejati Sumsel dalam Penanganan Masalah Hukum Perdata dan TUN

Setelah berjibaku selama beberapa jam, petugas akhirnya berhasil memadamkan kobaran api sekitar pukul 05.00 WIB.

Kapolsek Kertapati Palembang, AKP Angga Kurniawan, membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut. Dari hasil penyelidikan awal, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik.

“Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik,” ujar Angga.

Meski kerusakan yang ditimbulkan cukup besar, ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun, para korban mengalami kerugian materiil akibat rumah yang terbakar.

“Tidak ada korban jiwa, namun kerugian berupa rumah dan harta benda,” jelasnya.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendataan terhadap korban terdampak serta menyelidiki lebih lanjut penyebab pasti kebakaran. Sementara itu, warga yang kehilangan tempat tinggal terpaksa mengungsi ke rumah kerabat terdekat sambil menunggu bantuan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia