Strategi Kontroversial Shin Tae yong di Balik Kekalahan Timnas Indonesia dari Jepang ?

AKURAT.CO SUMSEL Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali, mengungkapkan keheranannya terhadap keputusan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, yang menempatkan Elkan Baggott sebagai striker dalam pertandingan terakhir melawan Jepang.
Dalam laga penutup Grup D Piala Asia 2023 di Stadion Al Thumama, Doha, Qatar, Timnas Indonesia akhirnya menyerah dengan skor 1-3 atas Jepang.
Keputusan mencolok itu ketika, Elkan Baggott, diturunkan bermain menggantikan Egy Maulana Vikri yang cedera.
Baca Juga: Turunkan Elkan Baggott Saat Lawan Jepang, Shin Tae yong Ungkap Alasannya
Alih-alih menempatkannya di posisi belakang, Shin Tae-yong justru memilih memasang Baggott sebagai striker, sementara striker asli, Rafael Struick, mengisi posisi Egy Maulana Vikri.
Zainudin Amali mengungkapkan kebingungannya terhadap strategi tersebut. Melihat adanya opsi penyerang lain masih tersedia di bangku cadangan, namun pelatih memilih untuk menempatkan Baggott di lini depan.
Kendati demikian, Amali menekankan, dia tidak ingin ikut campur dalam keputusan taktis pelatih.
"Saya tidak tahu apa strategi Shin Tae-yong sampai mendorong Baggott ke depan, padahal dia belum pernah dalam posisi itu dan kelihatan seperti apa," ujar Amali, dikutip dari Akurat.co.
Zainudin Amali juga menyatakan kepuasannya dengan permainan Timnas Indonesia. Dia menilai, bahwa para pemain memberikan perlawanan yang luar biasa.
Dengan kekalahan ini, peluang Timnas Indonesia untuk melangkah ke babak 16 besar semakin tipis.
Mereka harus bergantung pada hasil pertandingan antara Bahrain dan Jordania, di mana Bahrain harus kalah dua gol dan Kirgizstan harus bisa menahan imbang Oman agar Indonesia dapat melaju ke fase berikutnya. [ ]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









