Sumsel

Pertumbuhan Ekonomi Palembang Melambat di Awal 2025, Konsumsi Rumah Tangga dan Investasi Lesu

Maman Suparman | 21 Juni 2025, 21:00 WIB
Pertumbuhan Ekonomi Palembang Melambat di Awal 2025, Konsumsi Rumah Tangga dan Investasi Lesu

AKURAT.CO SUMSEL Laju pertumbuhan ekonomi Kota Palembang, yang diukur dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) menurut pengeluaran secara tahunan (y-on-y), menunjukkan perlambatan signifikan pada Triwulan I 2025.

Data terbaru mengungkapkan PDRB hanya tumbuh 5,14%, sedikit menurun dibandingkan rata-rata pertumbuhan tahun 2024 yang mencapai 5,13%.

Penurunan ini terutama disumbang oleh melambatnya Konsumsi Akhir Rumah Tangga (PK-RT) dan stagnasi pada Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) atau investasi.

Pada Triwulan I 2025, Konsumsi Akhir Rumah Tangga (PK-RT) tercatat tumbuh 3,21%. Angka ini jauh di bawah rata-rata pertumbuhan PK-RT tahun 2024 yang mencapai 4,75%, bahkan lebih rendah dari pertumbuhan terendah PK-RT pada Triwulan IV 2024 yang berada di angka 2,18%.

Perlambatan konsumsi rumah tangga ini mengindikasikan daya beli masyarakat yang mungkin sedang menurun atau adanya kecenderungan menahan belanja.

Sementara itu, Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) atau investasi hanya tumbuh tipis 0,02% di Triwulan I 2025.

Baca Juga: Sumsel Masuki Kemarau Bertahap, BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem

Angka ini merupakan yang terendah jika dibandingkan dengan kinerja investasi sepanjang 2024, di mana pertumbuhan PMTB tidak pernah di bawah 1,78%.

Kondisi ini mengisyaratkan kurangnya gairah investasi atau tertundanya proyek-proyek baru di awal tahun.

Di sisi lain, Konsumsi Akhir Pemerintah (PK-P) masih menjadi penopang pertumbuhan ekonomi Palembang di awal 2025, meskipun lajunya juga melambat.

PK-P tercatat tumbuh 4,44% pada Triwulan I 2025, lebih rendah dari rata-rata pertumbuhan tahun 2024 yang mencapai 9,70%, dan jauh di bawah puncak pertumbuhan PK-P di Triwulan III 2024 yang mencapai 12,33%.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia