Kemenhub Minta Feeder LRT Musi Emas Kembali Beroperasi

AKURAT.CO SUMSEL Direktorat Jenderal Perhubungan Darat meminta 2 koridor Feeder LRT Musi Emas untuk kembali beroperasi.
Layanan ini sempat terhenti dikarenakan kontrak kerjasama yang telah berakhir. Sehingga 2 koridor Feeder LRT Musi Emas sejak Senin (1/1/2024) telah berhenti beroperasi.
Menurut Direktur Angkutan Jalan Direktorat Jebdral Perhubungan Darat Kemenhub, Suharto, pihaknya mengharapkan mulai besok 2 koridor Feeder LTR Musi Emas sudah bisa beroperasional kembali.
Baca Juga: Kini Feeder LRT Koridor 1 dan 2 Tak Beroperasi Lagi, Puluhan Karyawan Dirumahakan
"Karena pelayanan masyarakat harus diutamakan jadi diharapkan mulai besok 2 koridor Feeder LTR Musi Emas beroperasi lagi," ujarnya, Senin (8/1/2024).
Saat ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang sedang melakukan diskusi untuk menentukan dan menyepakati kontrak yang harus diberikan untuk operasional Feeder LRT Musi Emas.
"Sambil dilakukan penyempurnaan terhadap Peraturan Walikota (Perwali) yang akan dipilih. Tentukan pakai skema BTS (Buy The Service) atau skema subsidi," jelasnya.
Menurutnya, peraturan ini harus memberikan kepastian hukum yang tidak ambigu, sehingga tidak ada dualisme kebijakan.
Mudah-mudahan kebijakan pemkot tentang penggunaan skema BTS atau subsidi untuk penyelenggaraan Feeder ini.
"Layanan adalah inti dari segala sesuatu. Dalam hal ini, melakukan review BPKP adalah hal yang sah. Namun, evaluasi lebih baik dilakukan setiap satu tahun daripada setiap bulan, karena jika dilakukan setiap bulan, akan ada tunggakan bayar karena karena belum tentu hasilnya tepat waktu," ungkapkan
Menurutnya, Dua koridor Feeder Musi Emas tercatat membawa lebih dari 13 ribu penumpang per hari di LRT Sumsel. Padahal sebelumnya hanya 1.500 penumpang per hari.
Dari ini, lanjutnya, Kota Palembang telah menjadi ikon LRT karena sudah terbentuk berdasarkan permintaan.
Sementara itulah Kepala Dishub Kota Palembang Aprizal Hasyim, mengatakan, terkait stopnya operasional feeder LRT di koridor satu dan dua karena keterlambatan peninjauan BPKP di 2023.
"Harapannya di Minggu ini kita bisa berkoordinasi dengan TGM dan bisa jalan lagi oprasional feeder. Kita punya semangat yang sama terhadap feeder LRT ini," katanya. [ ]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Bansos PKH Juni 2026 Cair Kapan? Ini Aturan Jadwal, Besaran Nominal hingga Cara Cek Penerima
- 2Harga Karet Sumsel Tembus Rp41 Ribu per Kg, Petani Nikmati Kenaikan Tertinggi dalam Beberapa Tahun Terakhir
- 3Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia 2026 dengan Jam Tayang WIB
- 4Daftar Harga BBM Terbaru di Sumsel, Dexlite dan Pertamina Dex Turun Lagi
- 55 Tuntutan Mahasiswa dalam Demo di Bundaran HI Jakarta Hari Ini
- 6Jadwal Piala Dunia 2026: Qatar vs Swiss, Brazil Hadapi Maroko, hingga Haiti Tantang Skotlandia
- 7Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Berlaku Mulai 10 Juni 2026, Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter
- 8Bansos BPNT Juni 2026 Cair Kapan? Ini Cara Cek Status Penerima, Nominal, dan Jadwal Pencairan
- 9Vivo S60 Series Resmi Meluncur, Usung Baterai 7.200mAh dan Layar 144Hz
- 10Cuaca Palembang Makin Terik, BMKG Ungkap Penyebab Suhu Terasa Ekstrem








