Kendaraan Listrik Masuk dalam Pelatihan Kartu Prakerja? Ini Kata Moeldoko

AKURAT.CO SUMSEL Wakil Ketua Komite Cipta Kerja, Moeldoko meminta Lembaga Pelatihan Mitra Program Kartu Prakerja untuk menggunakan momentum transisi ke kendaraan listrik untuk meningkatkan kemampuan peserta pelatihan.
“Transisi sekarang mulai terjadi dengan berbagai jenis, tetapi mungkin masih kurang intensitasnya. Namun, dalam kondisi tertentu, perpindahan ini mungkin cukup signifikan dalam lima tahun mendatang,” ujarnya dilansir dari Akurat.co, Minggu (3/3/2024).
Dia mengatakan bahwa dengan lebih banyak orang yang menggunakan EV, akan ada kesempatan untuk belajar tentang berbagai bagian seperti mesin dan baterai.
Sementara itu, menurut Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari mengungkapkan dimulainya pelatihan skema normal, termasuk yang dilakukan secara offline atau tatap muka, telah menimbulkan masalah baru, termasuk pelatihan otomotif.
Baca Juga: Prediksi PSIS vs Persik Pekan ke-27, Siapa Menang?
Untuk memastikan bahwa peserta yang sudah mendaftar mengikuti pelatihan, dia meminta lembaga pelatihan yang mengadakan pelatihan secara langsung untuk bertindak aktif.
Sebagaimana diketahui, pemerintah memutuskan untuk melanjutkan Program Kartu Prakerja pada tahun ini untuk mendukung upaya untuk meningkatkan kompetensi dan membuatnya lebih sesuai dengan kebutuhan industri. Gelombang ke-63 dibuka untuk pendaftaran pada 23 Februari.
Untuk tahun 2024, diharapkan 1,148 juta peserta akan menerima manfaat sebesar Rp4,2 juta per orang, yang dibagi menjadi 3,5 juta untuk dana pelatihan, 600 ribu sebagai insentif, dan 100 ribu setelah mengisi survei. (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







