Mengapa Saksi 01 Tolak Tanda Tangan Rekapitulasi? Ini Penjelasan Timnas AMIN

AKURAT.CO SUMSEL Tim Nasional Pemenangan Anies-Muhaimin (Timnas AMIN) mengungkapkan alasan di balik penolakan saksi dari pasangan calon 01 untuk menandatangani hasil rekapitulasi nasional yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Menurut Timnas AMIN, penolakan tersebut dilakukan sesuai dengan instruksi dari pimpinan mereka, yakni Co-Captain Timnas AMIN, Sudirman Said.
Juru Bicara Timnas AMIN, Iwan Tarigan, menyatakan bahwa instruksi yang diberikan kepada saksi-saksi paslon AMIN di berbagai daerah adalah untuk menolak hasil rekapitulasi perolehan suara dalam Pilpres 2024 yang dilakukan oleh KPU.
"Instruksi tersebut berupa menolak hasil rekapitulasi suara Pilpres 2024 yang dilakukan oleh KPU," ujar Iwan Tarigan.
Menurutnya, penolakan tersebut tidak hanya terjadi di Sumsel, tetapi juga di beberapa daerah lainnya seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, dan Banten, di mana saksi dari paslon 01 dan 03 juga tidak menandatangani hasil rekapitulasi. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 5Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









