KPU Sumsel Identifikasi Tiga Tahap Rawan Gangguan Keamanan dalam Pilkada 2024

AKURAT.CO SUMSEL KPU Sumsel saat ini tengah mengidentifikasi tiga tahapan utama yang memiliki potensi gangguan keamanan terbesar selama Pilkada 2024.
Ketua KPU Sumsel, Andika Pranata Jaya mengatakan tiga tahapan tersebut ialah yang pertama tahap pencalonan kepala daerah yang berkaitan dengan syarat calon dan syarat pencalonan dan kedua tahapan distribusi logistik.
"Lalu, yang ketiga tahapan pemungutan serta penghitungan suara mulai dari tingkat TPS, kecamatan, kabupaten hingga provinsi," ujarnya, Kamis (30/5/2024).
Pihaknya juga melibatkan Bhabinkamtibmas dalam pemetaan potensi gangguan keamanan, KPU Sumsel berharap dapat meminimalisir risiko dan memastikan Pilkada 2024 berjalan lancar dan aman.
Baca Juga: Peran Penting Pj Walikota Ratu Dewa, Pemkot Palembang Sukses Raih WTP
"Kerjasama ini diharapkan dapat meningkatkan sinergi antara penyelenggara pemilu dan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas dan keamanan selama proses pemilihan berlangsung," ungkapnya.
KPU Sumsel juga saat ini kami sedang melaksanakan tahapan pencalonan perseorangan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota.
"Selain iut kami juga sudah melantik 1.205 PPK, 9.747 PPS yang ada di Sumsel," katanya.
Bahkan, KPU Sumsel bersama KPU Kabupaten/Kota saat ini sedang memetakan penyusunan daftar pemilih di setiap TPS serta persiapan pemutakhiran data dan pencocokan serta penelitian data pemilih (Coklit). (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








