Duel Sesama Keluarga Berujung Penusukan, Pria di Palembang Alami Lima Luka Tusuk

AKURAT.CO SUMSEL Seorang pria di Palembang harus menjalani perawatan intensif setelah menjadi korban penusukan dalam perkelahian yang melibatkan anggota keluarganya sendiri. Peristiwa tersebut dilaporkan ke polisi oleh sang istri, Lisrida Er Yeni (43), pada Jumat (30/1/2026).
Korban diketahui bernama Heri Sugianto (43). Berdasarkan keterangan pelapor, insiden terjadi di Jalan Dr Wahidin, tepatnya di depan Sarapan Changi, Kelurahan Talang Semut, Palembang, pada Rabu (28/1/2026) sekitar pukul 13.30 WIB.
Lisrida mengaku tidak menyaksikan langsung kejadian tersebut. Ia mengetahui peristiwa itu setelah mendapat kabar bahwa suaminya terlibat perkelahian dan mengalami luka serius akibat senjata tajam.
“Saya mendapat informasi kalau suami saya berkelahi dan terkena tusukan. Warga langsung membawanya ke RSMH Palembang,” ujar Lisrida saat membuat laporan di Polrestabes Palembang.
Akibat kejadian itu, Heri mengalami lima luka tusuk di beberapa bagian tubuh, yakni telinga kiri, pundak kiri, punggung kiri, bagian belakang tubuh sebelah kiri, serta tangan kiri. Korban kini masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang.
Baca Juga: Taxi Driver 3 Tamat, Ini 4 Drama Lee Je Hoon yang Wajib Masuk Watchlist
Mengetahui kondisi suaminya, Lisrida segera mendatangi rumah sakit untuk memastikan keselamatannya sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.
Atas peristiwa ini, Lisrida berharap aparat penegak hukum segera mengambil langkah tegas dan mengusut tuntas kasus tersebut.
“Saya berharap laporan ini bisa segera diproses agar kejadian ini jelas dan pelaku bertanggung jawab,” katanya.
Sementara itu, KA SPKT Polrestabes Palembang Iptu Sugriwa, melalui Pamapta Ipda Tamia Rahmadhany, membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan tersebut.
“Laporan sudah kami terima dan saat ini akan ditindaklanjuti oleh Satreskrim Polrestabes Palembang, khususnya Unit Pidana Umum, untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.
Hingga kini, polisi masih mendalami kronologi lengkap peristiwa serta hubungan antara korban dan terduga pelaku.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









