Sumsel

TPID Sumsel Jaga Inflasi Tetap Stabil Jelang Ramadan, Panen Raya Diyakini Perkuat Pasokan Pangan

Maman Suparman | 5 Februari 2026, 18:30 WIB
TPID Sumsel Jaga Inflasi Tetap Stabil Jelang Ramadan, Panen Raya Diyakini Perkuat Pasokan Pangan

AKURAT.CO SUMSEL Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Sumatera Selatan memastikan kondisi inflasi daerah masih terkendali menjelang periode Februari hingga Maret 2026. Masuknya musim panen raya padi dan jagung diyakini akan memperkuat ketersediaan pangan sekaligus menekan potensi kenaikan harga.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumsel, Bambang Pramono, menyatakan optimisme tersebut didukung oleh meningkatnya produksi komoditas utama yang berperan besar dalam menjaga stabilitas harga, terutama menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

“Dengan datangnya panen raya, pasokan pangan diperkirakan semakin kuat sehingga mampu meredam tekanan inflasi,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (5/2/2026).

Meski inflasi diproyeksikan tetap terjaga, Bambang mengingatkan adanya beberapa faktor risiko yang perlu diwaspadai. Salah satunya adalah lonjakan konsumsi masyarakat saat perayaan besar seperti Tahun Baru Imlek, Ramadan, dan Lebaran.

Baca Juga: 113 Ribu Peserta BPJS PBI di Palembang Dinonaktifkan Pusat, Ini Penyebabnya

Selain itu, curah hujan yang masih tinggi hingga Februari berpotensi memengaruhi produksi pangan dan hortikultura, sehingga dapat memicu tekanan harga jika tidak diantisipasi sejak dini.

Untuk menjaga stabilitas, TPID Sumsel terus memperkuat strategi pengendalian inflasi melalui pendekatan 4K, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, serta komunikasi yang efektif.

Sejumlah langkah konkret telah dilakukan, di antaranya menggelar operasi pasar murah, program gerakan pangan murah, serta menyalurkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) bekerja sama dengan Perum Bulog.

Upaya tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menahan laju inflasi.

TPID juga terus memastikan distribusi pangan berjalan lancar melalui berbagai jaringan seperti Toko KePo, Rumah Pangan Kita (RPK), dan Toko Penyeimbang milik Perumda Pasar Palembang Jaya.

Tak hanya itu, pengawasan rutin dilakukan melalui inspeksi mendadak ke pasar, distributor, hingga produsen guna memastikan harga tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) dan stok tersedia.

Dengan berbagai langkah tersebut, TPID Sumsel optimistis stabilitas harga dapat terjaga dan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi, terutama saat permintaan meningkat menjelang hari besar keagamaan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia