Sumsel

Waspada Kenaikan Harga Komoditas Jelang Idul Adha dan Liburan Sekolah, Ini Strategi BI dan Pemprov Sumsel

Atiek Widyastuti | 12 Juni 2024, 22:00 WIB
Waspada Kenaikan Harga Komoditas Jelang Idul Adha dan Liburan Sekolah,  Ini Strategi BI dan Pemprov Sumsel

AKURAT.CO SUMSEL Momen Idul Adha dan liburan sekolah menimbulkan kekhawatiran akan potensi kenaikan harga komoditas, menjadi fokus Bank Indonesia dan Pemprov Sumsel.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumsel, Ricky P Gozali mengungkapkan bahwa setiap Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN), termasuk Idul Adha, sering kali menyaksikan kenaikan inflasi yang signifikan.

"Dalam High Level Meeting TPID Sumsel, Ricky menyampaikan bahwa Idul Adha merupakan momen yang membutuhkan perhatian khusus. Data menunjukkan bahwa setiap Idul Adha, inflasi cenderung meningkat secara signifikan," ungkapnya, Rabu (12/6/2024).

Menyoroti beberapa komoditas yang rentan terhadap kenaikan harga dan kendala pasokan, Ricky menyebutkan bawang putih, berbagai jenis cabai, gula, minyak goreng, beras, dan bawang merah sebagai perhatian utama.

Selain itu, komoditas non-pangan seperti tarif transportasi udara, pajak rokok, dan harga emas juga membutuhkan kewaspadaan.

Baca Juga: Bus Pariwisata Terbakar di Tol Wiyoto Wiyono, 54 Penumpang Selamat dan Rugi Ratusan Juta

"Kami akan berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Departemen Transportasi dan Bandara, untuk memastikan harga tiket pesawat selama periode liburan tidak mengalami kenaikan tajam," terangnya.

Mengatasi kebutuhan akan langkah-langkah proaktif untuk mengurangi tekanan inflasi, Ricky menggarisbawahi strategi 4K, yang fokus pada ketersediaan pasokan, distribusi lancar, harga terjangkau, dan komunikasi yang efektif.

Sementara itu, Pj Gubernur Sumatera Selatan, Agus Fatoni, menyoroti lonjakan harga bawang merah baru-baru ini di empat kabupaten di wilayah tersebut selama minggu pertama dan ketiga bulan Mei 2024.

Daerah-daerah tersebut meliputi Ogan Komering Ulu (OKU), Empat Lawang, OKU Timur, dan Musi Rawas Utara.

"Kita perlu meningkatkan langkah konkret dalam mengendalikan inflasi, seperti melalui gerakan menanam dan kerja sama antar daerah (KAD) untuk memastikan ketersediaan pasokan di setiap wilayah," tegasnya. (Kurnia)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
H
Editor
Hermanto