Waspada Microsleep Saat Perjalanan Jauh, Ini Tanda dan Cara Mencegahnya

AKURAT.CO SUMSEL Perjalanan mudik dengan jarak tempuh panjang sering membuat pengemudi kelelahan.
Kondisi ini dapat memicu microsleep, yakni tertidur dalam waktu sangat singkat tanpa disadari saat sedang mengemudi.
Meski hanya berlangsung beberapa detik, microsleep sangat berbahaya karena dapat membuat pengemudi kehilangan kendali atas kendaraan.
Pakar keselamatan berkendara menjelaskan, microsleep biasanya terjadi ketika tubuh sudah sangat lelah tetapi pengemudi tetap memaksakan diri untuk terus menyetir.
Dalam kondisi lelah, otak bisa ‘mematikan’ kesadaran selama beberapa detik. Pengemudi terlihat masih memegang setir, tetapi sebenarnya tidak sadar dengan kondisi jalan.
Jika kendaraan melaju dengan kecepatan 80 kilometer per jam, mobil bisa bergerak lebih dari 60 meter dalam waktu sekitar tiga detik tanpa kendali pengemudi.
Situasi ini tentu sangat berisiko memicu kecelakaan, terutama di jalan tol atau jalur mudik yang padat.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Hari Ini, 12 Maret 2026: Aries Penuh Energi, Taurus Hoki Keuangan
Baca Juga: Ramalan Zodiak Hari Ini, 12 Maret 2026: Aries Penuh Energi, Taurus Hoki Keuangan
Tanda-tanda Pengemudi Mengalami Microsleep
Microsleep biasanya diawali dengan beberapa gejala yang sering diabaikan pengemudi, di antaranya:
Mata terasa berat dan sulit terbuka
Sering menguap berulang kali
Konsentrasi mulai menurun
Tidak mengingat beberapa detik perjalanan terakhir
Kendaraan mulai keluar jalur tanpa disadari
Jika tanda-tanda tersebut muncul, pengemudi disarankan segera berhenti di rest area atau tempat aman untuk beristirahat.
Cara Mencegah Microsleep Saat Berkendara
Agar perjalanan mudik tetap aman dan nyaman, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah microsleep:
Tidur cukup sebelum melakukan perjalanan jauh
Beristirahat setiap 2–3 jam perjalanan
Bergantian mengemudi dengan penumpang lain jika memungkinkan
Menghindari berkendara pada dini hari ketika tubuh cenderung mengantuk
Mengonsumsi makanan ringan dan minum air yang cukup
Para ahli juga mengingatkan bahwa minum kopi, membuka jendela mobil, atau menyalakan musik keras hanya memberikan efek sementara.
Cara paling efektif untuk mengatasi kantuk berat adalah dengan berhenti dan tidur sejenak selama 15 hingga 30 menit.
Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat saat musim mudik, pengemudi diharapkan lebih memperhatikan kondisi tubuh sebelum dan selama perjalanan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Daftar Tuntutan Demo Mahasiswa di Jakarta Hari Ini: Harga BBM, MBG dan KDMP Jadi Sorotan Utama
- 4Bansos PKH BPNT Agustus 2026 Cair, Dapat Berapa?
- 5Sempat Mondar-mandir di Danau OPI, Pemuda Ini Ditemukan Tewas Tergantung
- 6Cara Mencairkan Bansos PKH dan BPNT Agustus 2026 Lewat Bank dan Kantor Pos
- 75 Ramalan Zodiak Hari Ini, Selasa 18 Agustus 2026: Ada yang Berpeluang Dapat Rezeki dan Kabar Baik
- 8Update Terbaru Harga Emas Perhiasan Palembang, Naik atau Turun?
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun









