Sumsel

5 Negara Ini Menggunakan Nama Pahlawan Indonesia Sebagai Nama Jalan, Salah Satunya Untuk Mengenang RA Kartini

Deni Hermawan | 21 April 2024, 08:00 WIB
5 Negara Ini Menggunakan Nama Pahlawan Indonesia Sebagai Nama Jalan, Salah Satunya  Untuk Mengenang RA Kartini

 

AKURAT.CO SUMSEL Nama jalan adalah cara untuk mengidentifikasi suatu jalan dengan mudah, baik dalam peta maupun dalam alamat surat atau dokumen lainnya.

Salah satu jenis nama jalan yang umum digunakan adalah nama pahlawan. Hal ini karena para pahlawan sering kali dihormati karena perjuangan mereka untuk kebenaran, keadilan, dan kebebasan bagi rakyatnya.

Beberapa negara di luar Indonesia juga mengabadikan nama-nama tokoh Indonesia sebagai nama jalan. Maroko dan Mesir, misalnya, mengabadikan nama Soekarno sebagai Rue Soukarno dan Ahmed Soekarno ST. Belanda juga menghormati tokoh-tokoh seperti Kartini dan Hatta dengan memberikan nama jalan seperti RA Kartinistraat dan Muhammad HattaStraat.

Baca Juga: Mengenal Pahlawan Nasional Asal Sumsel AK Gani,  Selain Berprofesi Dokter Pernah Jabat Wakil Perdana Menteri

Bahkan, Belanda mengabadikan nama Munir sebagai MunirStraat, mengenang jasanya sebagai pejuang hak asasi manusia. Untuk informasi selengkapnya simak artikel ini sampai selesai.

5 Jalan di Luar Negeri yang Menggunakan Nama Pahlawan Indonesia

1. Jalan Soekarno di Maroko dan Mesir

Dikenal sebagai presiden pertama Indonesia, nama Presiden Sukarno begitu dihormati di dunia. Perannya dalam memperjuangkan kemerdekaan dan konferensi Asia Afrika di Bandung tahun 1955 membuatnya dihormati, terutama oleh Maroko

Sukarno juga memungkinkan kitab karya ulama Maroko menjadi bahan ajar wajib di pesantren di Indonesia. Maroko menghormati Sukarno dengan memberikan nama jalan, Rue Soukarno di ibu kota, Rabat.

Di Mesir, Sukarno diabadikan sebagai Jalan Ahmed Soekarno ST di Sudan, Kit Kat Geiza Agouza Daerah.

2. Jalan Kartini di Belanda

Raden Ajeng Kartini, pejuang hak perempuan Indonesia, dihormati oleh Belanda dengan memberikan namanya pada beberapa jalan di Amsterdam, termasuk RA Kartinistraat. Kartini sangat populer di Belanda, dan namanya juga dijadikan jalan di kota lain seperti Utrecht.

3. Jalan Hatta di Belanda

Mohammad Hatta, Wakil Presiden pertama Indonesia, juga dihormati oleh Belanda dengan memberikan nama jalan, Muhammad HattaStraat di Harlem.

Hatta, yang juga dikenal sebagai Bapak Koperasi Indonesia, mengenyam pendidikan di Belanda sebelum kembali ke Indonesia untuk memperjuangkan kemerdekaan.

4. Sjahrirstraat di Leiden dan Sjahrirsingel di Gouda

Soetan Sjahrir, perdana menteri pertama Indonesia, diabadikan oleh Belanda dengan menamai jalan di Leiden (Sjahrirstraat) dan sebuah jalan kecil di Gouda (Sjahrirsingel). Sjahrir belajar di Sekolah Teknologi Leiden, sehingga mendapat penghormatan tersebut.

5. Jalan Munir di Den Haag, Belanda

Munir Said Thalib, pejuang hak asasi manusia Indonesia, dihormati oleh Belanda dengan memberikan namanya pada sebuah jalan di Den Haag, MunirStraat.

Munir, yang menjabat sebagai direktur eksekutif Institute of Human Rights Watch Indonesia, meninggal dalam perjalanan ke Amsterdam pada tahun 2004, tetapi namanya tetap diabadikan sebagai penghargaan atas perjuangannya.

Itulah lima jalan di luar negeri yang menggunakan nama pahlawan Indonesia. (Dandy Dwi Putra Handho)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
H
Editor
Hermanto