Toyoda Gosei Kembangkan Airbag Khusus untuk Sepeda Motor, Targetkan Kurangi Risiko Fatal Kecelakaan

AKURAT.CO SUMSEL Perusahaan otomotif asal Jepang, Toyoda Gosei, tengah mengembangkan teknologi kantung udara (airbag) khusus untuk sepeda motor.
Inovasi ini ditujukan untuk meningkatkan keselamatan pengendara roda dua yang selama ini tergolong rentan dalam insiden lalu lintas.
Langkah tersebut menjadi respons terhadap tingginya angka kecelakaan yang melibatkan sepeda motor, terutama di negara-negara dengan tingkat penggunaan kendaraan roda dua dan tiga yang tinggi.
Toyoda Gosei menyebut bahwa sistem airbag ini dirancang untuk dapat dipasang pada ruang terbatas yang tersedia di bodi sepeda motor.
Perusahaan menyampaikan bahwa saat ini pengembangan telah memasuki fase pengujian lapangan, termasuk pengujian tabrakan langsung antara sepeda motor dengan kendaraan roda empat.
Baca Juga: Belajar Mencintai Diri Sendiri, Kunci Bertahan di Tengah Masa Sulit Saat Dewasa
Meski belum diumumkan kapan produk ini akan dipasarkan secara massal, pengembangan disebut memanfaatkan pengalaman panjang perusahaan dalam sistem keselamatan otomotif yang telah digunakan di berbagai kendaraan roda empat.
Data dari National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) di Amerika Serikat menunjukkan, sebanyak 6.335 pengendara sepeda motor meninggal dunia pada 2023 menjadi angka tertinggi dalam hampir 50 tahun terakhir.
NHTSA juga mencatat bahwa pengendara roda dua memiliki risiko 28 kali lebih besar untuk meninggal dunia dalam kecelakaan dibandingkan dengan pengguna kendaraan lainnya, dan lima kali lebih mungkin mengalami cedera serius.
Di tingkat global, Toyoda Gosei menyebut sekitar 360.000 pengendara roda dua dan tiga kehilangan nyawa setiap tahun akibat kecelakaan lalu lintas.
Melihat tingginya angka tersebut, perusahaan menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan solusi keselamatan inovatif melalui pendekatan teknologi dan simulasi canggih.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.






