5 Kue Lebaran Premium Khas Palembang, Cocok Jadi Oleh-oleh

AKURAT. CO SUMSEL - Ada banyak refrensi makanan khas Palembang yang bisa dijadikan oleh-oleh selain Pempek.
Baik makanan bercita rasa gurih ataupun kue-kue premium yang manis dan legit.
Biasanya, kue-kue itu dijadikan sajian khas Lebaran dan momen-momen penting lainnya seperti upacara adat atau pernikahan.
Baca Juga: Pintu Tak Terkunci, Ponsel Warga Seberang Ulu Raib Digondol Maling Saat Subuh
Berikut deretan kuliner Palembang khas Lebaran yang bisa dijadikan oleh-oleh selain Pempek.
1. Maksuba
Kue Maksuba adalah kue basah tradisional khas Palembang, Sumatera Selatan, yang bertekstur legit, padat, dan lembut dengan rasa manis gurih yang khas.
Baca Juga: Krisis Asia Barat Memanas, MUI Sumsel Desak Pemerintah Indonesia Ambil Peran Diplomasi Tegas
Kue ini wajib ada saat Lebaran atau perayaan adat dan dianggap simbol penghormatan.
Terbuat dari telur (bebek/ayam) dalam jumlah banyak, gula, susu kental manis, dan mentega, kue ini dibuat dengan teknik panggang berlapis-lapis.
2. Kue Delapan Jam
Baca Juga: Balita 3 Tahun di Palembang Hilang Misterius, Diduga Dibawa Pria Tak Dikenal
Kue Delapan Jam adalah kue basah premium khas Palembang yang dikukus selama 8-9 jam, menghasilkan tekstur lembut, legit, dan warna cokelat karamel.
Terbuat dari bahan utama telur bebek, gula pasir, dan susu kental manis, kue ini sering disajikan saat hari raya. Proses lama menghasilkan tekstur berongga dan rasa legit.
3. Engkak Ketan
Baca Juga: BPBD Sumsel Salurkan Bantuan Logistik Kebakaran di Lawangkidul Palembang
Engkak Ketan adalah kue lapis khas Palembang, Sumatera Selatan, yang memiliki tekstur sangat basah, lembut, dan sedikit kenyal, sering disajikan saat Lebaran atau acara adat.
Terbuat dari tepung ketan, telur (bebek/ayam), santan yang dimasak hingga keluar minyak (gelundo), dan susu kental manis, kue ini memiliki aroma harum dan rasa manis-gurih.
4. Lapis Kojo
Baca Juga: Pemprov Sumsel Tunggu SPLP untuk Pulangkan 15 Warga dari Kamboja
Lapis Kojo Palembang adalah kue basah tradisional Sumatera Selatan dengan ciri khas warna hijau dari daun pandan/suji, bertekstur lembut, manis, dan creamy.
Kue premium ini sering disajikan saat lebaran, dibuat dengan banyak telur (sekitar 20-25 butir), santan kental, dan margarin, lalu dipanggang selapis demi selapis (teknik layering).
5. Kue Srikaya
Baca Juga: Daftar Nominal Zakat Fitrah Sumsel 2026, Palembang dan 3 Daerah Belum Tetapkan
Bukan srikaya dari buah, kue srikaya khas Palembang adalah sejenis puding kental berwarna hijau yang dibuat dari santan, telur, dan daun pandan.
Kue disajikan dengan ketan putih, menjadikan perpaduan rasa manis dan gurih yang lembut di lidah.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









