Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Sopir Truk di Ogan Ilir, 14 Adegan Ungkap Motif dan Tindakan Pelaku

AKURAT.CO SUMSEL Polisi menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan sadis terhadap Dodi Suwanto (46), seorang sopir truk asal Lampung, yang tewas ditikam di Jalan Sriwijaya Raya, Kelurahan Ibul Besar, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, pada Senin (23/9/2024).
Rekonstruksi ini dilakukan oleh Unit II Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel pada Kamis (24/10/2024), dengan menghadirkan tersangka utama Ferdian Pranata (19), yang memperagakan 14 adegan di lokasi kejadian.
Pada adegan pertama, Ferdian bersama rekannya yang masih buron, Indra, berkeliling mencari target sopir truk yang akan mereka palak.
Setelah menemukan korban, mereka mendekatinya dan meminta uang sebesar Rp 50 ribu. Namun, Dodi menolak memberikan uang, yang memicu kemarahan Ferdian.
Ketika Dodi hendak masuk ke truk, Ferdian menarik korban keluar dan terjadi adu mulut. Cekcok semakin memanas hingga Ferdian menyerang Dodi dengan memukulnya.
Pada adegan selanjutnya, Ferdian memiting leher korban dan menusuknya dengan pisau di bagian leher. Setelah Dodi tak berdaya, Ferdian kembali menusuk leher korban sekali lagi, memastikan Dodi tidak bisa bertahan.
Baca Juga: Pembunuh Sopir Truk Asal Lampung Ditangkap Polisi, Rupanya Pelaku Mantan Residivis
Setelah melakukan aksinya, Ferdian melarikan diri begitu melihat rekan korban datang. Korban langsung dibawa ke rumah sakit terdekat, namun sayangnya, nyawa Dodi tidak bisa diselamatkan karena kehilangan banyak darah.
Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, AKBP Tri Wahyudi, membenarkan jalannya rekonstruksi yang dilakukan untuk melengkapi berkas perkara.
"Sebanyak 14 adegan rekonstruksi telah dilakukan oleh tersangka utama, Ferdian Pranata (19 tahun), untuk menggambarkan secara visual dan kronologis peristiwa yang terjadi. Tindakan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif terhadap rangkaian kejadian perkara.," jelasnya.
Sementara itu, polisi masih mengejar Indra, tersangka lainnya yang hingga kini belum tertangkap.
"Kami masih terus melakukan pengejaran terhadap satu tersangka lainnya yang masih melarikan diri," teganya. (Deny Wahyudi)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Pelajar 15 Tahun Dikeroyok hingga Dibacok di Palembang, Pelaku Disebut dari 5 Sekolah
- 4PKH Tahap 3 Cair Agustus 2026, Cek Penerima Cukup Pakai NIK KTP
- 5Jadwal Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 di Plaza 7 Ulu Palembang
- 6Daftar Tuntutan Demo Mahasiswa di Jakarta Hari Ini: Harga BBM, MBG dan KDMP Jadi Sorotan Utama
- 7Daftar Wilayah Terdampak Pemadaman Listrik PLN Palembang Sabtu 15 Agustus 2026
- 8Balasan Menohok Iran Usai Trump Nyatakan Bakal Deklarasikan Selat Hormuz Milik AS
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun








