Viral Balita di Sukabumi Meninggal dengan Kondisi Tubuh Penuh Cacing, Begini Penjelasan Medisnya

AKURAT. CO SUMSEL - Kisah memilukan harus dialami seorang balita berusia empat tahun di Sukabumi, Jawa Barat.
Anak perempuan bernama Raya itu dilaporkan meninggal pada Senin (22/7/2025) setelah berjuang melawan penyakit Askariasis atau cacingan akut.
Kondisi ini membuat tubuh Raya dipenuhi cacing bahkan hingga ke organ-organ vitalnya.
Baca Juga: Kejari Palembang Bongkar Dugaan Korupsi Rp2,5 Miliar di Dinas Perkim
Viral di Media Sosial
Kasus ini mulai mencuat ke publik usai unggahan video yang mengungkap kondisi Raya viral di media sosial dan sempat mendapat tanggapan dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Dalam unggahan tersebut, mengungkap fakta memilukan bahwa cacing dalam tubuh Raya berjumlah sangat banyak dan sudah menyebar hingga organ-organ vitalnya seperti paru-paru dan otak.
Baca Juga: Oknum AMT Diduga Gelapkan BBM, Elnusa Petrofin Pastikan Bukan Pegawai Tetap
Bahkan, dalam video lain diceritakan dimana cacing sepanjang 15 cm terus keluar dari hidung dan kemaluan Raya dalam kondisi hidup.
Penjelasan Medis
Ketua Tim Penanganan RSUD R Syamsudin, dr Irfan Nugraha, menjelaskan bahwa kasus infeksi cacing pada Raya sudah sangat parah.
Baca Juga: Dari 1.321 Jadi 103, Titik Panas di Sumsel Anjlok di Agustus 2025
Irfan mengatakan, kasus cacingan pada pasien anak sebenarnya adalah hal yang relatif sering terjadi namun tidak separah ini.
Adapun kondisi Raya menjadi fatal karena penanganan yang terlambat.
Saat dirawat di ICU, cacing-cacing bahkan keluar dari hidung, mulut, hingga anus.
Baca Juga: Kabar Gembira Petani Sawit, Harga TBS di Sumsel Naik Tipis, Tembus Rp3.463/Kg
Penularan dan Bahaya Askariasis atau Cacingan
Askariasis atau penyakit cacing gelang merupakan salah satu infeksi parasit paling umum di dunia.
Penyakit ini ditularkan melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi telur cacing dari kotoran manusia.
Baca Juga: 2 Hari Terjebak di Sumur, Pemadam Kebakaran Palembang Selamatkan Seekor Kucing
Setelah masuk ke tubuh, telur menetas di usus dan larva cacing menyebar melalui aliran darah.
Jika tidak segera ditangani, cacing bisa bermigrasi ke organ vital dan menimbulkan komplikasi serius.
Baca Juga: Nil Maizar Sambut Positif Keinginan Sriwijaya FC Gelar Uji Coba Lawan Sumsel United
Gejala Askariasis
Sebagian besar penderita Askariasis tidak menunjukkan gejala.
Tetapi, jika sudah masuk infeksi berat dapat menimbulkan keluhan serius dengan gejala bervariasi sesuai fase penyakitnya.
Baca Juga: Karhutla Sumsel 2025 Turun Drastis, Hanya 1.416 Hektare Terbakar
- Fase awal (larva): batuk, napas pendek, demam, mirip asma atau pneumonia.
- Fase lanjut (cacing dewasa): sakit perut, mual, muntah, diare, penurunan berat badan.
- Pada kasus parah, cacing bisa menyumbat usus hingga menimbulkan obstruksi.
Baca Juga: Hasil Tes DNA Ridwan Kamil dan Anak Lisa Mariana Keluar, Berapa Kisaran Biayanya ?
Komplikasi paling berbahaya termasuk:
- Penyumbatan usus akibat cacing menggumpal
- Gangguan pada saluran empedu dan pankreas
- Penyebaran ke paru-paru, saluran napas, hingga otak, seperti yang dialami Raya.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 5Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu





