Sumsel
HL Sumsel

Melati hingga Mawar Dominasi Panen Tanaman Hias di Sumsel, Ini Rinciannya

Kurnia | 1 Juni 2026, 22:00 WIB
Melati hingga Mawar Dominasi Panen Tanaman Hias di Sumsel, Ini Rinciannya
Ilustrasi mawar

AKURAT.CO SUMSEL Sektor tanaman hias di Sumatera Selatan mencatat aktivitas panen yang didominasi oleh sejumlah komoditas bunga populer seperti melati, mawar, hingga soka.

Data terbaru menunjukkan, beberapa jenis tanaman masih menjadi unggulan budidaya di daerah.

Berdasarkan data luas panen tanaman hias, komoditas melati tercatat menjadi yang paling luas dengan 236 meter persegi, disusul mawar seluas 82 meter persegi dan soka mencapai 109 meter persegi.

Selain itu, tanaman hias lain juga turut dibudidayakan meski dalam skala lebih kecil. Di antaranya krisan seluas 8 meter persegi, sedap malam 46 meter persegi, palem 42 meter persegi, serta pedang-pedangan atau sanseviera 41 meter persegi.

Komoditas Sri Rejeki (Aglaonema) tercatat mencapai 84 meter persegi, sementara anggrek pot mencapai 72 meter persegi dan anggrek potong 15 meter persegi. Tanaman pisang-pisangan atau heliconia juga tercatat seluas 53 meter persegi.

Baca Juga: Cuaca Palembang Makin Terik, BMKG Ungkap Penyebab Suhu Terasa Ekstrem

Beberapa jenis tanaman hias lainnya seperti pakis, philodendron, bugenvil, dan puring masing-masing tercatat dalam skala lebih kecil, yakni antara 2 hingga 49 meter persegi.

Sementara itu, sejumlah komoditas seperti anthurium, dracaena, hanjuang, herbras, serta bromelia tercatat belum memiliki luas panen atau berada pada angka nol.

Data tersebut menunjukkan bahwa budidaya tanaman hias di Sumatera Selatan masih terkonsentrasi pada komoditas tertentu yang memiliki nilai pasar dan permintaan lebih tinggi, terutama melati, soka, dan mawar.

Pemerintah daerah dan pelaku hortikultura diharapkan dapat terus mengembangkan potensi tanaman hias sebagai salah satu sektor pertanian bernilai ekonomi tinggi di Sumatera Selatan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia