Sumsel
HL Sumsel

Lahat Tertinggi, Ini Data Cerai Hidup Laki-Laki Usia 10 Tahun ke Atas di Sumsel

Kurnia | 2 Mei 2026, 22:00 WIB
Lahat Tertinggi, Ini Data Cerai Hidup Laki-Laki Usia 10 Tahun ke Atas di Sumsel
Ilustrasi

AKURAT.CO SUMSEL Angka perceraian di Sumatera Selatan masih menjadi perhatian, terutama jika melihat data terbaru tahun 2025 terkait status perkawinan penduduk laki-laki usia 10 tahun ke atas.

Meski mayoritas masih berstatus kawin, persentase cerai hidup di sejumlah daerah menunjukkan tren yang patut dicermati.

Secara umum, angka cerai hidup di Sumatera Selatan tercatat sebesar 1,08 persen. Meski terlihat kecil, angka ini menyimpan variasi cukup signifikan antar kabupaten/kota.

Baca Juga: Ratu Dewa Apresiasi Cerdas Cermat 4 Pilar, Bekal Generasi Jaga Persatuan

Kabupaten Lahat mencatat persentase cerai hidup tertinggi, yakni mencapai 2,10 persen. Angka ini menjadi yang paling menonjol dibandingkan daerah lain di provinsi tersebut.

Disusul Ogan Komering Ulu Selatan sebesar 1,80 persen, serta Musi Banyuasin sebesar 1,63 persen.

Sementara itu, beberapa daerah lain seperti Ogan Komering Ilir (1,49 persen) dan Musi Rawas (1,24 persen) juga berada di atas rata-rata provinsi.

Di sisi lain, sejumlah wilayah menunjukkan angka cerai hidup yang relatif rendah.

Prabumulih mencatat 0,53 persen, menjadi salah satu yang terendah. Diikuti Muara Enim dengan 0,67 persen, serta Ogan Komering Ulu Timur sebesar 0,82 persen.

Kota Palembang sebagai wilayah perkotaan terbesar di provinsi ini mencatat angka cerai hidup sebesar 1,04 persen, sedikit di bawah rata-rata provinsi.

Meski persentasenya tidak besar, fenomena cerai hidup tetap menjadi indikator penting dalam melihat dinamika sosial masyarakat.

Faktor ekonomi, komunikasi dalam rumah tangga, hingga perubahan gaya hidup kerap disebut sebagai pemicu meningkatnya perceraian.

Data ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya penguatan ketahanan keluarga di tengah perubahan sosial yang terus berlangsung.

Pemerintah daerah dan berbagai pihak diharapkan dapat mendorong program edukasi keluarga, konseling pernikahan, serta dukungan sosial guna menekan angka perceraian dan menjaga keharmonisan rumah tangga di Sumatera Selatan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia