Sumsel

Hendak Menolong Teman, Pegangan Terlepas hingga Pelajar Muara Enim Tenggelam

Deny Wahyudi | 9 September 2026, 15:49 WIB
Hendak Menolong Teman, Pegangan Terlepas hingga Pelajar Muara Enim Tenggelam
Hendak Menolong Teman, Pegangan Terlepas hingga Pelajar Muara Enim Tenggelam

AKURAT.CO SUMSEL Seorang pelajar berusia 15 tahun dilaporkan tenggelam di Sungai Lematang, Dusun I, Desa Kepur, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Selasa (8/9/2026) malam.

Korban diketahui bernama Fathan Mubarok, warga Pelita Sari, Kabupaten Muara Enim.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.30 WIB ketika Fathan bersama temannya, M Arafi, berada di Sungai Lematang untuk memancing.

Keduanya diketahui turun langsung ke sungai. Namun, kondisi berubah ketika arus sungai yang deras menyeret tubuh Fathan.

Temannya sempat berusaha menyelamatkan korban dengan menarik tangannya. Sayangnya, derasnya arus membuat pegangan tersebut terlepas.

Fathan kemudian tenggelam dan terbawa arus Sungai Lematang.

Baca Juga: Teriakan Kebakaran Bikin Panik, Lantai 2 Rumah di Sukarami Palembang Hangus

Laporan mengenai kejadian tersebut langsung ditindaklanjuti tim SAR gabungan.

Kepala Kantor Basarnas Palembang Raymond Konstantin mengatakan, pihaknya menerima laporan terkait seorang pelajar yang tenggelam di Sungai Lematang.

Tim penyelamat kemudian dikerahkan menuju lokasi dengan membawa perlengkapan pencarian dan pertolongan.

"Korban hanyut terbawa arus deras. Teman-teman korban sempat berupaya menolong dengan menarik tangan, tetapi karena kuatnya arus, pegangan tersebut terlepas hingga korban akhirnya tenggelam dan terbawa arus," kata Raymond, Rabu (9/9/2026).

Pencarian melibatkan Basarnas, TNI, Polri, Damkar, BPBD, pemerintah desa, serta masyarakat setempat.

Untuk mempercepat proses pencarian, tim gabungan membentuk dua Search and Rescue Unit (SRU).

SRU 1 melakukan penyisiran di permukaan sungai menggunakan perahu karet dan perahu milik warga.

Sementara SRU 2 melakukan pencarian dengan penyelaman di sekitar lokasi kejadian serta sejumlah titik yang diperkirakan menjadi lokasi korban.

Hingga Rabu (9/9/2026), proses pencarian masih berlangsung. Tim SAR gabungan terus menyisir aliran Sungai Lematang dan berkoordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat untuk menemukan korban.

"Kami terus berkoordinasi dengan semua elemen untuk memaksimalkan pencarian," ujar Raymond.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Deny Wahyudi
K
Editor
Kurnia