Ratu Dewa Dorong Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Data Akurat Jadi Kunci Kebijakan

AKURAT.CO SUMSEL Wali Kota Palembang Ratu Dewa mendorong keterlibatan aktif pelaku usaha dan organisasi dunia usaha dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026.
Menurut Ratu Dewa, data ekonomi yang akurat menjadi kebutuhan penting bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan yang sesuai dengan kondisi di lapangan.
Ia menilai, semakin lengkap dan tepat data yang dimiliki pemerintah, semakin mudah pula pemerintah menentukan langkah untuk mengatasi berbagai persoalan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
"Pengumpulan data ekonomi yang akurat sangat dibutuhkan sehingga bisa digunakan untuk menyusun kebijakan. Karena itu, pelaku usaha dan organisasi dunia usaha perlu dilibatkan," kata Ratu Dewa.
Ratu Dewa menyebut dunia usaha memiliki posisi strategis dalam menggerakkan roda perekonomian Palembang. Salah satunya melalui penguatan dan pemberdayaan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
Karena itu, ia berharap kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dapat terus diperkuat untuk membuka peluang investasi sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi di Kota Palembang.
Upaya tersebut juga dinilai penting untuk mendukung berbagai program pembangunan, termasuk menekan angka kemiskinan dan pengangguran serta meningkatkan kualitas pembangunan manusia.
Tak hanya terkait Sensus Ekonomi 2026, Ratu Dewa juga mengajak perusahaan di Palembang memperkuat kontribusi melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR.
Program tersebut, menurutnya, dapat diarahkan untuk membantu pemberdayaan masyarakat serta menangani persoalan rumah tidak layak huni.
Di sisi lain, Ratu Dewa mengingatkan pelaku usaha agar memenuhi kewajiban perpajakan. Kepatuhan tersebut dinilai menjadi salah satu bentuk kontribusi dunia usaha terhadap pembangunan daerah.
Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Palembang Edi Subeno mengatakan Sensus Ekonomi 2026 ditujukan untuk menghasilkan data berkualitas yang mampu menggambarkan kondisi perekonomian terkini.
Dukungan pemerintah daerah menjadi salah satu faktor penting dalam kelancaran proses pendataan. Selain itu, BPS mengharapkan para pelaku usaha memberikan informasi yang benar dan sesuai kondisi sebenarnya.
Data yang akurat nantinya diharapkan dapat memberikan gambaran lebih jelas mengenai kondisi perekonomian, termasuk sektor ketenagakerjaan.
Edi menjelaskan, hasil Sensus Ekonomi 2026 tidak hanya bermanfaat bagi pemerintah.
Data tersebut juga dapat dimanfaatkan oleh dunia usaha untuk membaca kondisi dan struktur pasar, melihat tren ekonomi, mengidentifikasi peluang investasi hingga menentukan potensi pengembangan usaha di berbagai wilayah.
Bagi pemerintah, hasil sensus dapat menjadi salah satu pijakan dalam menyusun kebijakan ekonomi yang lebih tepat sasaran sekaligus mengevaluasi program yang telah berjalan.
Dengan demikian, keterlibatan pelaku usaha dalam memberikan data yang benar dinilai menjadi bagian penting agar kebijakan pembangunan ekonomi Palembang benar-benar berdasarkan kondisi riil di lapangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 5Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









