Di Tengah Cuaca Kering, Polda Sumsel Gelar Salat Istisqo

AKURAT.CO SUMSEL Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan menggelar Salat Istisqo di Lapangan Mapolda Sumsel, Kamis (27/8/2026).
Salat meminta hujan tersebut dilakukan sebagai ikhtiar di tengah kondisi cuaca panas dan kering yang melanda sejumlah wilayah SumSEL. Kondisi ini turut meningkatkan potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Sumsel dan personel Muslim di lingkungan Mapolda mengikuti pelaksanaan Salat Istisqo tersebut.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadapi ancaman Karhutla yang dilakukan tidak hanya melalui langkah operasional, tetapi juga melalui ikhtiar spiritual.
"Penanggulangan Karhutla tidak cukup hanya mengandalkan upaya fisik dan penegakan hukum. Secara operasional, kami terus melakukan sosialisasi, patroli rutin hingga upaya pemadaman api. Salat Istisqo ini adalah wujud ikhtiar spiritual kita memohon hujan kepada Yang Maha Kuasa," ujar Nandang.
Baca Juga: Mayoritas Pekerja Indonesia Kenal AI, Hanya 15 Persen yang Memakainya untuk Kerja
Menurut Nandang, kondisi kemarau dalam beberapa waktu terakhir turut meningkatkan risiko terjadinya Karhutla di Sumatera Selatan. Pemantauan di lapangan juga menunjukkan adanya peningkatan titik panas dalam dua pekan terakhir.
Selain Salat Istisqo, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Dalam kesempatan itu, Polda Sumsel juga menyerahkan bantuan sosial secara simbolis kepada masyarakat dan pihak yang membutuhkan.
Nandang mengatakan penyaluran bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang turut merasakan dampak kondisi cuaca ekstrem.
"Melalui momentum peringatan Maulid Nabi yang dirangkaikan dengan pembagian bansos ini, kami juga berharap dapat meringankan beban ekonomi masyarakat yang terdampak langsung oleh cuaca ekstrem," katanya.
Sementara itu, Polda Sumsel bersama jajaran di daerah terus melakukan pencegahan dan penanganan Karhutla. Upaya tersebut dilakukan melalui patroli, pemantauan titik panas, sosialisasi kepada masyarakat hingga penanganan titik api yang ditemukan.
Polda Sumsel juga mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan. Warga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 2Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 3Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 4Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 55 Ramalan Zodiak Hari Ini 17 Oktober 2026, Bagaimana Nasib Asmara dan Keuangan?
- 65 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 7Harley-Davidson Siapkan Motor Murah Sprint, Harga Berpotensi Rp30 Jutaan
- 85 Brand Kecantikan di Bawah Martha Tilaar Group, Ada PAC hingga Belia
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu







