Produksi Nanas di Prabumulih Tembus Ribuan Ton, Siap Saingi Pasar Dunia

AKURAT.CO SUMSEL Prabumulih, sebuah kota di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), dikenal sebagai penghasil nanas termanis di Indonesia.
Nanas asal daerah yang dijuluki Bumi Seinggok Sepemunyian ini memiliki rasa manis unik dengan tingkat kemanisan (brix) mencapai 13, menjadikannya unggul dibandingkan nanas dari daerah lain.
Luas lahan pertanaman nanas di Prabumulih mencapai 400 hektare, tersebar di Kecamatan Prabumulih Timur, Cambai, dan Rambang Tapak Tengah. Sebagian besar lahan ini dimanfaatkan sebagai kebun campuran yang dikelola secara terpencar.
Jenis nanas yang paling banyak dibudidayakan adalah Queen, dengan produksi rata-rata mencapai 30 ton per hektare. Pada tahun 2017, total produksi nanas dari Prabumulih tercatat sebesar 5.923 ton.
Secara nasional, produksi nanas menunjukkan tren meningkat. Pada 2016, produksi nasional mencapai 1.396.141 ton, sementara pada 2017 naik menjadi 1.795.982 ton.
Angka ekspor nanas juga menunjukkan peningkatan signifikan, dari 9.605 ton pada 2017 menjadi 13.366 ton pada 2018, atau naik 39,15%.
Negara-negara yang menjadi tujuan ekspor nanas Indonesia meliputi Jepang, Hong Kong, Korea Selatan, Singapura, Malaysia, Saudi Arabia, Uni Emirat Arab, Qatar, Oman, hingga Kanada.
Selain rasanya yang manis, nanas Prabumulih juga memiliki daya saing tinggi di pasar domestik dan internasional.
Dengan luas lahan yang terus berkembang dan tingginya minat pasar, Prabumulih berpotensi menjadi pusat produksi nanas unggulan Indonesia. (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







